Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Licin Depok

Yolanda TobanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 14.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Licin Depok
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Pihak kepolisian masih terus berupaya keras untuk menemukan potongan kaki dari korban mutilasi berinisial K (51) di Kali Licin, Depok, Jawa Barat. Upaya pencarian ini dilakukan setelah tersangka yang bernama Saepul (26) berhasil ditangkap oleh petugas. Dalam proses pencarian bagian tubuh korban yang hilang tersebut, polisi menyisir aliran Kali Licin dan mengerahkan unit anjing pelacak K-9 untuk membantu melacak keberadaan potongan kaki tersebut. Hingga saat ini, proses pencarian intensif yang dilakukan oleh petugas kepolisian di aliran sungai tersebut masih belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap dari sebuah penemuan yang awalnya tidak disadari oleh warga sekitar. Kasus mutilasi ini bermula ketika sebuah karung misterius ditemukan tergeletak di sebuah tanah kosong sejak tanggal 24 Juli 2026. Karung tersebut dibiarkan begitu saja selama beberapa hari tanpa ada yang mencurigai isi di dalamnya. Hingga akhirnya, pada hari Selasa, 4 Agustus, warga setempat berinisiatif untuk membakar karung tersebut karena mengira bahwa karung tersebut hanya berisi tumpukan sampah biasa yang mengotori lingkungan sekitar mereka. Setelah dibakar, barulah diketahui bahwa karung tersebut ternyata berisi jasad manusia yang menjadi korban mutilasi.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Segera setelah penemuan jasad tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pada hari Selasa (4/8) malam, polisi membawa anjing pelacak K-9 bernama Roby ke lokasi penemuan jasad korban di Tanah Merah, Depok. Dari titik nol tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jasad tersebut, K-9 Roby ditugaskan untuk mengendus dan mencari jejak tersangka Saepul. Anjing pelacak tersebut berhasil mengendus aroma dan menelusuri jejak pelarian Saepul hingga akhirnya memberikan petunjuk penting bagi polisi mengenai lokasi kamar kontrakan milik Saepul. Kontrakan tersebut kemudian diidentifikasi oleh pihak kepolisian sebagai tempat kejadian perkara utama, yakni lokasi di mana pembunuhan dan mutilasi terhadap korban K dilakukan.

Baca Juga

Aturan Teknis Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Sedang Disusun Pemerintah

Aturan Teknis Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Sedang Disusun Pemerintah

Berbekal petunjuk yang sangat berharga dari hasil pelacakan K-9 Roby, tim kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tersangka Saepul akhirnya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya ketika dirinya mencoba melarikan diri. Saepul ditangkap di wilayah Pandeglang, Banten, pada hari Rabu (5/8). Penangkapan ini menjadi titik terang dalam mengungkap kasus mutilasi ini, meskipun polisi masih memiliki tugas berat untuk mencari dan menemukan sisa potongan tubuh korban yang belum lengkap, khususnya bagian kedua kaki korban yang telah dibuang oleh tersangka.

Pencarian potongan kaki korban kemudian difokuskan di aliran Kali Licin, Depok. Pada hari Jumat (7/8), pencarian memasuki hari kedua. Dalam pencarian hari kedua ini, personel dari Ditpolsatwa Baharkam Polri turut diterjunkan langsung ke lokasi dengan membawa dua ekor anjing pelacak untuk menyusuri sungai. Guna mengoptimalkan proses pencarian di medan yang sulit tersebut, polisi memperketat area pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak khusus bernama K-9 Dasa. K-9 Dasa merupakan satwa pelacak yang memiliki spesialisasi khusus dalam melacak cadaver atau mayat/jenazah manusia. Kehadiran K-9 Dasa diharapkan dapat mendeteksi keberadaan sisa potongan tubuh korban di sekitar aliran sungai.

Baca Juga

BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis

BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Meskipun berbagai upaya maksimal telah dikerahkan, proses pencarian di Kali Licin menghadapi hambatan yang cukup berat. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memberikan penjelasan mengenai kendala yang dihadapi tim di lapangan pada hari Jumat (7/8). Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa penyidik Satreskrim Polres Depok bersama-sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus bersinergi mencari potongan badan bagian bawah berupa dua kaki yang dibuang oleh tersangka Saepul. Namun, derasnya aliran sungai Kali Licin menjadi kendala utama bagi tim pencari. Pihak kepolisian menduga kuat bahwa potongan kaki korban yang dibuang oleh tersangka tersebut telah hanyut terbawa arus sungai, sehingga posisinya kini sulit untuk dideteksi dengan cepat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaMutilasi DepokKali LicinAnjing Pelacak K-9

Berita Terbaru Lainnya

Aturan Teknis Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Sedang Disusun PemerintahDanantara Gandeng JBS Group Perkuat Investasi Sektor ProteinPortofolio Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp327 Triliun pada Juni 2026BGN Siapkan CCTV Terintegrasi ke Kantor Pusat untuk Awasi Dapur Makan Bergizi GratisFreeport Pastikan Smelter Manyar Gresik Mulai Produksi Katoda Tembaga pada September 2026Buntut Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis, BGN Tutup Ratusan Dapur dan Copot Kepala SPPGPolisi Periksa 10 Saksi Terkait Kebakaran Enam Lantai Gedung Bapenda DKI JakartaPrabowo Sebut Swasembada Pangan Nyata, Minta Periksa Seluruh Gudang Pangan Nasional

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap