Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Bursa Saham Asia-Pasifik Melemah di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 12.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bursa Saham Asia-Pasifik Melemah di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia-Pasifik secara serentak dibuka pada zona pelemahan pada awal sesi perdagangan hari Senin (3/8/2026). Pergerakan negatif di pasar keuangan regional ini terjadi seiring dengan langkah para pelaku pasar yang terus mencermati secara saksama perkembangan terbaru terkait ketegangan geopolitik yang tengah berlangsung di wilayah Timur Tengah. Melansir laporan dari CNBC.com, meskipun saat ini telah terdapat sinyal deeskalasi atau penurunan ketegangan menyusul pernyataan resmi dari Presiden Amerika Serikat (AS)

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Donald Trump
mengenai Iran, sentimen para investor rupanya masih sangat dibayangi oleh ketidakpastian global yang tinggi.

Penurunan indeks saham terlihat sangat tajam di bursa saham Korea Selatan pada awal pekan ini, yang memberikan tekanan tambahan bagi pergerakan bursa regional. Indeks acuan utama di negara tersebut, yakni Kospi, mencatatkan penurunan yang dalam saat pembukaan sesi perdagangan dengan anjlok hingga mencapai level 4,57%. Di samping pelemahan signifikan pada indeks utama, indeks saham yang berkapitalisasi pasar lebih kecil di bursa Korea Selatan, yaitu Kosdaq, juga tidak mampu menghindar dari tren pergerakan negatif tersebut. Indeks Kosdaq tercatat ikut mengalami pelemahan sebesar 1,67% pada awal transaksi perdagangan hari itu.

Kondisi pelemahan yang serupa turut melanda pasar saham Jepang sejak bel pembukaan perdagangan berbunyi, menandakan luasnya sentimen negatif di Asia-Pasifik. Indeks acuan utama Nikkei 225 di bursa Jepang dilaporkan mengalami penurunan sebesar 1,43% pada awal perdagangan hari Senin. Sejalan dengan pergerakan negatif pada indeks Nikkei 225, indeks Topix yang juga menjadi salah satu acuan penting bagi pergerakan saham-saham di Jepang ikut mengalami koreksi sebesar 1,45%. Pelemahan yang terjadi pada bursa saham Jepang ini secara langsung mencerminkan sikap kehati-hatian yang tinggi dari para investor terhadap prospek pasar global di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Sementara itu, sentimen kehati-hatian juga terlihat memengaruhi pergerakan bursa saham di wilayah Australia pada waktu yang bersamaan. Indeks acuan utama di pasar modal Australia, yaitu S&P/ASX 200, dilaporkan melemah dan turun sebesar 0,36% pada awal sesi perdagangan. Penurunan indeks di bursa Australia ini terjadi secara langsung seiring dengan langkah para investor yang mulai membatasi serta mengurangi eksposur mereka terhadap kepemilikan aset-aset berisiko di pasar saham, sebuah keputusan strategis yang diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian kondisi pasar secara keseluruhan akibat isu geopolitik.

Dinamika dan sentimen pasar pada awal pekan ini sangat dipengaruhi oleh pengumuman penting yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu waktu setempat. Dalam pernyataan publik tersebut, Donald Trump secara terbuka menyebutkan bahwa rencana serangan militer yang sebelumnya ditujukan terhadap Iran telah dibatalkan. Keputusan pembatalan rencana serangan bersenjata tersebut diambil setelah adanya permintaan penundaan yang diajukan secara langsung oleh pihak Teheran beserta sejumlah negara tetangganya di kawasan Timur Tengah yang berkepentingan terhadap stabilitas regional.

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Dalam penjelasan lebih lanjut mengenai pembatalan serangan tersebut, Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan ke depan antara pihak-pihak terkait akan mencakup beberapa poin yang sangat krusial bagi dunia internasional. Poin pertama dari kesepakatan tersebut adalah keharusan pembukaan jalur perairan strategis Selat Hormuz secara langsung, penuh, dan menyeluruh. Selain penekanan pada pembukaan Selat Hormuz, Trump juga menegaskan bahwa kesepakatan tersebut akan mencakup langkah tegas untuk mengakhiri ancaman nuklir dari Iran secara definitif. Rangkaian pernyataan dari Presiden AS ini pada akhirnya memunculkan harapan baru di kalangan pelaku pasar akan meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah, sebuah kawasan yang selama ini dikenal luas sebagai salah satu jalur paling vital bagi rantai pasokan dan perdagangan energi di dunia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpgeopolitikTimur Tengahpasar keuanganbursa asiaKOSPI

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap