Capital One Financial untuk pertama kalinya secara resmi mengaitkan penutupan ratusan rekening milik Trump Organization dengan hasil kajian terkait pencegahan pencucian uang. Pernyataan resmi ini disampaikan melalui dokumen pengadilan yang diajukan pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Langkah hukum tersebut merupakan bagian dari upaya bank untuk membatalkan gugatan yang sebelumnya diajukan oleh perusahaan milik keluarga Donald Trump.
Perselisihan antara kedua belah pihak bermula ketika Capital One memberikan pemberitahuan pada bulan Maret 2021 mengenai rencananya untuk menutup lebih dari 300 rekening yang terafiliasi dengan Donald Trump. Merespons tindakan tersebut, Trump Organization bersama dengan Eric Trump secara resmi mengajukan gugatan hukum ke pengadilan federal di Florida pada bulan Maret 2025. Dalam berkas gugatannya, para penggugat menuduh bahwa penutupan ratusan rekening tersebut didorong oleh keyakinan "woke" yang dianut oleh Capital One.








