Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Berita Nasional

Cerita Penyelamatan Diri Sopir Logistik Saat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Yolanda TobanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 10.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cerita Penyelamatan Diri Sopir Logistik Saat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Insiden kebakaran yang menimpa kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, menyisakan pengalaman menegangkan bagi para penumpangnya. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang sopir ekspedisi logistik yang berada di dalam kapal harus mengambil keputusan nekat. Mereka melompat ke laut demi menyelamatkan diri dari kobaran api yang dengan cepat membakar bagian kapal tersebut.

Kisah perjuangan penyelamatan diri ini disampaikan oleh Dedi Mardiansyah, seorang perwakilan pihak ekspedisi logistik yang berasal dari Makassar. Dedi menjelaskan bahwa perusahaannya memberangkatkan tiga orang sopir untuk mengawal pengiriman barang. Dalam perjalanan tersebut, mereka membawa dua unit kendaraan paket yang sarat dengan muatan logistik berukuran besar.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Perjalanan para sopir ini bermula ketika KM Mutiara Sentosa 2 bertolak dari Surabaya dengan tujuan akhir Makassar. Kapal tersebut mulai berlayar pada hari Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Beberapa jam setelah keberangkatan, musibah kebakaran terjadi dan informasi tersebut sampai ke telinga Dedi. Ia menuturkan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian tersebut pada pagi harinya. "Saya dapat kabarnya jam 07.00 pagi di bandara," ungkap Dedi.

Setelah menerima kabar mengejutkan itu, Dedi harus menunggu dengan penuh kecemasan selama berjam-jam untuk mengetahui nasib para pekerjanya. Kepastian mengenai kondisi ketiga sopir tersebut baru ia dapatkan menjelang sore hari. Kabar melegakan itu akhirnya diterima sekitar pukul 17.00 WIB, yang memastikan bahwa seluruh sopir ekspedisi logistik dari perusahaannya berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Baca Juga

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Berdasarkan cerita yang diterima Dedi dari para sopirnya, proses evakuasi berlangsung dalam kondisi yang sangat sulit. Kapal evakuasi yang dikerahkan ke lokasi kejadian tidak bisa merapat langsung ke lambung KM Mutiara Sentosa 2. Kendala utama di lapangan adalah cuaca buruk yang disertai dengan gelombang laut yang tinggi.

Kondisi alam yang tidak bersahabat itu memaksa seluruh penumpang yang terjebak untuk mengambil tindakan ekstrem. "Jadi harus lompat, semua penumpang lompat menuju ke kapal evakuasi," jelas Dedi menirukan cerita pekerjanya. Beruntung, ketiga sopir logistik tersebut telah mempersiapkan diri dengan peralatan keselamatan sebelum terjun ke laut. "Masing-masing sudah safety semua. Ada pelampung semua," tambahnya.

Terkait kronologi kejadian, kapal yang dioperasikan oleh PT Atosim Lampung Pelayaran ini dilaporkan mulai terbakar pada pagi hari. Nakhoda kapal sempat memberikan laporan awal bahwa kebakaran terjadi di ujung utara Madura pada kisaran waktu antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Namun, sesaat setelah memberikan laporan tersebut, komunikasi dengan nakhoda terputus secara total dan pihak berwenang tidak dapat menghubunginya kembali.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, memaparkan langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh institusinya. Menurut Nanang, petugas siaga Kantor SAR Surabaya menerima informasi awal mengenai kebakaran kapal dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Merespons laporan itu, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB untuk memastikan posisi terakhir kapal.

Baca Juga

Ratusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai Kebakaran

Ratusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai Kebakaran

Langkah koordinasi terus diperluas oleh tim penyelamat. Pada pukul 09.00 WIB, Pos SAR Sumenep melakukan komunikasi intensif dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget. Upaya pelacakan ini membuahkan hasil pada pukul 09.45 WIB, ketika SROP berhasil berkomunikasi dengan Kapal Meratus Project 3 yang kebetulan sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil komunikasi dengan Kapal Meratus Project 3, dipastikan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 berada pada posisi 19 mil laut di sebelah utara Pulau Buruan, Sapudi. Laporan pandangan mata dari lokasi menyebutkan situasi yang sangat kritis. Kondisi kapal dilaporkan hampir terbakar habis, sementara para penumpang yang masih bertahan terpaksa berkumpul di area anjungan dan haluan kapal untuk menghindari jilatan api.

Saat insiden terjadi, kapal dengan rute pelayaran Surabaya-Makassar tersebut diketahui mengangkut sekitar 250 orang penumpang. Berdasarkan data yang dihimpun hingga hari Minggu malam pukul 21.00 WIB, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi total 236 penumpang dari KMP Mutiara Sentosa 2. Dari jumlah tersebut, sebanyak 231 orang dinyatakan selamat, sementara lima orang lainnya dilaporkan meninggal dunia dalam musibah ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kecelakaan lautKM Mutiara Sentosa 2Kebakaran KapalSumenepSAR SurabayaEvakuasi Penumpang

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap