Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Danantara Sepakati Investasi Rp44,5 Triliun dengan JBS NV untuk Garap Pasar Protein Asia Pasifik

Rimba NainggolanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Danantara Sepakati Investasi Rp44,5 Triliun dengan JBS NV untuk Garap Pasar Protein Asia Pasifik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau yang lebih dikenal secara luas dengan sebutan BPI Danantara, secara resmi telah menyepakati sebuah komitmen kemitraan investasi berskala besar bersama salah satu produsen daging global terkemuka, JBS NV. Kerja sama investasi yang disepakati oleh kedua belah pihak ini memiliki nilai yang sangat fantastis, yaitu mencapai US$2,5 miliar atau setara dengan kurang lebih Rp44,5 triliun. Kesepakatan investasi strategis ini merupakan langkah nyata yang diambil oleh kedua belah pihak untuk memperkuat kehadiran mereka di dalam rantai pasok industri pangan dan penyediaan protein di tingkat internasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Langkah investasi dengan nilai yang sangat besar ini ditujukan untuk membentuk sebuah perusahaan patungan baru atau joint venture. Perusahaan patungan yang baru didirikan ini nantinya akan memiliki fokus utama pada pengembangan, pengolahan, dan penggarapan potensi pasar protein yang sangat besar. Adapun wilayah operasional yang menjadi target sasaran utama dari entitas baru hasil kolaborasi strategis ini mencakup tiga kawasan geografis penting di dunia, yaitu Asia Tenggara, Australia, serta Selandia Baru.

Dalam struktur kepemilikan dari entitas baru tersebut, pihak BPI Danantara dijadwalkan akan memegang porsi kepemilikan saham sebesar 25 persen. Di sisi lain, perusahaan patungan yang dibentuk ini nantinya akan memegang kepemilikan ekuitas secara penuh atas seluruh operasional bisnis JBS yang saat ini sedang berjalan aktif di wilayah Australia dan Selandia Baru. Dengan adanya kepemilikan ekuitas penuh tersebut, maka seluruh kegiatan operasional JBS di kedua negara tersebut secara otomatis akan berada di bawah naungan langsung dari entitas patungan yang baru ini.

Baca Juga

Topan Dolphin Menerjang Jepang dengan Angin 198 Km per Jam, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Menerjang Jepang dengan Angin 198 Km per Jam, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

Keputusan untuk mendirikan joint venture ini juga dinilai sangat relevan dengan kebutuhan ekspansi bisnis yang dilakukan oleh pihak JBS. Pada saat ini, raksasa pemrosesan daging berskala global tersebut tercatat belum memiliki satu pun fasilitas pengolahan di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, kolaborasi erat bersama BPI Danantara ini menjadi sebuah momentum yang sangat penting bagi JBS untuk memulai penetrasi pasar di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat basis operasional yang telah mereka bangun sebelumnya di Australia dan Selandia Baru.

Untuk menyalurkan total komitmen investasi yang bernilai US$2,5 miliar tersebut, BPI Danantara akan melakukan penyuntikan modal secara bertahap yang dibagi ke dalam dua fase utama. Pada fase awal atau tahap pertama, BPI Danantara akan mengucurkan dana segar sebesar US$800 juta. Suntikan modal perdana pada fase pertama ini akan digunakan secara khusus oleh pihak Danantara untuk mengambil alih porsi kepemilikan saham awal sebesar 9,6 persen di dalam perusahaan patungan yang baru dibentuk tersebut.

Baca Juga

Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem, Polisi Sarankan Acara Dihentikan

Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem, Polisi Sarankan Acara Dihentikan

Setelah penyelesaian fase pertama berhasil dilaksanakan, sisa dari komitmen investasi dari BPI Danantara akan direalisasikan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Penyaluran sisa dana investasi tersebut akan terus dilakukan secara berkala hingga porsi kepemilikan saham Danantara mencapai target akhir yang telah disepakati, yaitu sebesar 25 persen. Melalui skema pendanaan yang bertahap dan terencana dengan baik ini, kemitraan strategis ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses untuk menggarap potensi pasar protein yang luas di kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiBPI Danantara

Berita Terbaru Lainnya

Topan Dolphin Menerjang Jepang dengan Angin 198 Km per Jam, Ratusan Ribu Warga DievakuasiPenembakan di Festival Budaya Lembah Baliem, Polisi Sarankan Acara DihentikanMimpi Anak Petani, Ismi Ulfaida Jadi Paskibraka Pertama dari Sekolah RakyatTNI-Polri Selidiki Penembakan Warga di Sekitar Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Orang Tua Rela Bayar Puluhan Juta RupiahPerjalanan Bisnis Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo GroupTransmart Hadirkan Kembali Full Day Sale, Tawarkan Promo TV LED 43 Inci dengan Harga KhususPengadilan AS Minta Donald Trump Hentikan Pembangunan Ballroom Rp 7,16 Triliun di Gedung Putih

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026