Pada tahun 1996, sebuah keputusan besar mengubah peta industri ritel Indonesia saat James Riady mengajukan penawaran untuk membeli Matahari Department Store. Langkah ini secara resmi mengalihkan kepemilikan jaringan ritel raksasa tersebut ke bawah kendali Lippo Group. Pada saat proses akuisisi berlangsung, Matahari bukan lagi sekadar toko biasa, melainkan sebuah imperium ritel yang telah mencatatkan omset luar biasa sebesar Rp 2 triliun. Keberhasilan ini menempatkan Matahari sebagai salah satu kekuatan ekonomi domestik yang sangat diperhitungkan.
Jauh sebelum kepemilikannya berpindah tangan ke keluarga konglomerat, bisnis ritel ini bermula dari langkah kecil di kawasan Pasar Baru, Jakarta. Pada tahun 1960, Hari Darmawan merintis usaha dengan membuka sebuah toko pakaian yang dinamai Micky Mouse. Toko tersebut menjual pakaian impor serta produk dengan merek buatan sendiri bernama MM Fashion, yang diproduksi secara mandiri oleh istri Hari Darmawan. Dari toko sederhana inilah fondasi bisnis ritel modern Indonesia mulai diletakkan.








