Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Bambang HandayaniDiterbitkan 7 Agu 2026 - 07.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Bagaimana sebenarnya langkah nyata pembangunan kembali Gaza pasca-perang yang kerap dijanjikan oleh Amerika Serikat? Pertanyaan ini mulai terjawab seiring langkah Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Donald Trump pada Januari lalu untuk mengawasi rekonstruksi Gaza. Bukannya mendirikan fasilitas sipil atau perumahan bagi warga setempat, proyek perdana yang disepakati justru berupa pembangunan pangkalan militer darurat guna menampung pasukan keamanan asing.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kontrak pembangunan pertama tersebut ditujukan untuk membangun pos militer darurat berkapasitas 150 personel yang akan ditempati oleh pasukan dari Maroko. Kontrak yang statusnya belum difinalisasi ini diberikan kepada Arkel International, sebuah kontraktor asal Louisiana yang memiliki rekam jejak menangani proyek-proyek pemerintah Amerika Serikat di Irak. Pangkalan militer ini rencananya akan dibangun dengan ukuran fisik yang relatif terbatas, yakni 100 meter kali 120 meter.

Lokasi pembangunan pangkalan ini berada di wilayah strategis, yaitu di dalam area 60 persen wilayah Gaza yang saat ini dikontrol langsung oleh militer Israel, dengan jarak sekitar satu mil dari perbatasan Israel. Pangkalan berkapasitas 150 orang ini hanyalah tahap awal. Proyek ini diproyeksikan menjadi bagian pertama dari rencana pembangunan markas militer yang jauh lebih besar untuk menampung hingga 5.000 personel Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).

Baca Juga

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Dewan Perdamaian yang mengurusi proyek ini diketuai langsung oleh Presiden Amerika Serikat dan dipimpin oleh tim yang di dalamnya melibatkan Jared Kushner serta Steve Witkoff. Saat ini, Dewan Perdamaian bersama Komite Nasional untuk Administrasi Gaza dilaporkan tengah berada dalam tahap akhir untuk menyiapkan beberapa pengumuman kontrak lainnya. Salah satu kontrak yang sedang disiapkan berkaitan erat dengan penyediaan fasilitas pendukung bagi operasional ISF di wilayah tersebut.

Langkah awal pembangunan yang berfokus pada infrastruktur militer ini memicu sorotan tajam di tengah krisis kemanusiaan yang mendalam di Gaza. Pada Januari lalu, Jared Kushner sempat memamerkan rencana induk ambisius bertajuk "Gaza Baru" yang menampilkan kawasan pesisir modern lengkap dengan gedung-gedung pencakar langit. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan kondisi yang bertolak belakang. Sekitar 80 persen bangunan di Gaza mengalami kerusakan atau hancur total akibat perang. Sepuluh bulan pasca-gencatan senjata, sebagian besar dari 2 juta penduduk Gaza masih terpaksa bertahan hidup di dalam tenda-tenda pengungsian darurat, sementara PBB memperingatkan bahwa 10 persen populasi Gaza kini berada di ambang kelaparan ekstrem atau IPC Tahap 5.

Baca Juga

Leeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris Termahal

Leeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris Termahal

Di sisi lain, situasi politik dan keamanan di kawasan masih diliputi ketidakpastian. Donald Trump mengklaim bahwa Hamas telah sepakat untuk melucuti senjata mereka. Namun, klaim tersebut langsung direspons negatif oleh Israel yang menolak rencana itu dan justru meningkatkan intensitas serangan udara mereka di Gaza setelah pengumuman Trump. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa draf kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas oleh Amerika Serikat tersebut saat ini masih dalam tahap dipelajari oleh pihaknya.

Dinamika di Gaza ini berjalan beriringan dengan pergeseran peta kekuatan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Di wilayah tetangga, Amerika Serikat secara resmi telah mengakhiri kehadiran militernya di Suriah yang telah berlangsung selama 10 tahun. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi telah memberikan izin kepada militer Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris guna mendukung operasi defensif terhadap Iran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatgazaTimur TengahMaroko

Berita Terbaru Lainnya

Tantangan Mengubah Informasi Menjadi Keputusan Bisnis di Era Kecerdasan BuatanPrabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi PendidikanLeeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris TermahalRekor Pertemuan Timnas Indonesia dan Singapura Jelang Laga Penentu Piala AFF 2026Temuan Dokter Forensik Terkait Luka Lebam pada Jasad Mantan Istri Polisi di MedanTemuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jakarta Selatan, Pengelola Sebut untuk Ekskul MenembakSiasat Pengendara Hindari Antrean Panjang di SPBU, Ubah Waktu Isi BBM hingga Beralih ke NonsubsidiPenyidikan Kasus Mutilasi di Depok, Polisi Telusuri Motif Pencurian dan Jejak Digital Pelaku

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap