Antrean kendaraan yang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kerap menjadi pemandangan sehari-hari yang menjemukan bagi para pengendara di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Untuk menghadapi persoalan ini, para komuter dan pekerja jalanan memiliki strategi masing-masing agar tidak terjebak antrean selama berjam-jam. Secara umum, terdapat dua kubu siasat yang menonjol: mereka yang bertahan dengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi namun sangat selektif memilih waktu pengisian, dan mereka yang memilih beralih ke BBM non-subsidi demi efisiensi waktu.
Bagi kelompok pertama, menyiasati waktu adalah kunci utama untuk mendapatkan Pertalite tanpa harus mengantre lama. Amran (44), seorang pengemudi ojek online asal Pondok Kopi, Jakarta Timur, membagikan pengalamannya saat mengisi bahan bakar di SPBU COCO Cikini 31.103.03








