Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Temuan Dokter Forensik Terkait Luka Lebam pada Jasad Mantan Istri Polisi di Medan

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 7 Agu 2026 - 07.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Temuan Dokter Forensik Terkait Luka Lebam pada Jasad Mantan Istri Polisi di Medan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kematian tragis seorang wanita berinisial L di Kompleks Bumi Asri, Medan, Sumatera Utara, memicu tanda tanya besar bagi pihak keluarga. Korban, yang merupakan mantan istri dari personel Polsek Medan Sunggal Bripda IH, ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di sebuah rumah. Pihak keluarga mencurigai adanya tindakan penganiayaan sebelum kematian korban karena menemukan sejumlah luka lebam pada tubuhnya. Kecurigaan ini membuat pihak keluarga meragukan dugaan awal bahwa korban mengakhiri hidupnya sendiri menggunakan senjata api.

Menanggapi keraguan tersebut, Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, dr. Mistar Ritonga, memberikan penjelasan ilmiah mengenai kondisi jenazah korban. Dalam pemaparannya di

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Polrestabes Medan
pada Kamis (6/8), Mistar menjelaskan hasil pemeriksaan luar dan autopsi yang telah dilakukan terhadap jasad L. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, luka yang dialami korban merupakan luka tembak tempel. Jenis luka ini menunjukkan bahwa moncong senjata api ditempelkan secara langsung ke kepala atau kulit korban saat peluru ditembakkan.

Lebih lanjut, Mistar menerangkan bagaimana peluru tersebut bergerak di dalam kepala korban hingga menyebabkan kematian. Proyektil peluru masuk dari bagian kanan kepala, kemudian menelusuri dasar tengkorak sehingga menyebabkan tulang tengkorak mengalami keretakan. Peluru tersebut terus menembus hingga ke sebelah kiri kepala. Karena melewati bagian tubuh yang keras seperti tulang tengkorak, kecepatan dan energi peluru berkurang secara signifikan. Akibatnya, peluru tidak lagi memiliki kekuatan yang cukup untuk menembus kulit luar bagian kiri dan akhirnya terhenti di bawah kulit.

Baca Juga

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Mengenai luka lebam yang menjadi kecurigaan pihak keluarga, hasil pemeriksaan forensik memberikan penjelasan medis yang berbeda. Mistar menegaskan bahwa lebam pada mata kiri korban terjadi akibat penumpukan darah atau spectacle hematoma. Kondisi ini dipicu oleh pecahnya pembuluh darah di dasar tengkorak (circulus Willisii) yang terdampak langsung oleh jalur perlintasan peluru, bukan karena adanya kekerasan fisik dari luar. Sementara itu, warna kebiruan yang tampak di beberapa bagian tubuh korban lainnya diidentifikasi sebagai lebam mayat, yang merupakan proses perubahan warna kulit secara alami setelah seseorang meninggal dunia.

Selain menjelaskan asal-usul lebam, pihak kedokteran forensik juga membantah adanya bekas cekikan pada leher korban. Terkait dengan adanya jahitan di leher jasad L yang sempat dipertanyakan, Mistar menjelaskan bahwa jahitan tersebut merupakan bagian dari prosedur autopsi lengkap. Dalam proses autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian, tim medis melakukan insisi atau pembukaan dari bagian leher, kepala, hingga ke perut bagian bawah. Setelah seluruh organ dalam diperiksa secara menyeluruh, bagian-bagian tubuh tersebut dijahit kembali seperti semula. Selama pemeriksaan luar, dokter hanya menemukan bekas luka lama berupa sayatan berwarna cokelat di bagian dalam tangan kiri korban.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Penjelasan medis yang disampaikan di Polrestabes Medan ini memperjelas titik terang mengenai kondisi fisik korban saat ditemukan. Meskipun hasil autopsi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan luar selain luka tembak tersebut, proses penyelidikan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan seluruh aspek hukum dari peristiwa ini. Pihak kepolisian kini terus mendalami kasus kematian mantan istri anggota polisi ini guna mendapatkan kesimpulan akhir yang menyeluruh.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sumatera UtaraMedanPolrestabes MedanRS Bhayangkara MedanAutopsi

Berita Terbaru Lainnya

Tantangan Mengubah Informasi Menjadi Keputusan Bisnis di Era Kecerdasan BuatanPrabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi PendidikanDewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan MarokoLeeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris TermahalRekor Pertemuan Timnas Indonesia dan Singapura Jelang Laga Penentu Piala AFF 2026Temuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jakarta Selatan, Pengelola Sebut untuk Ekskul MenembakSiasat Pengendara Hindari Antrean Panjang di SPBU, Ubah Waktu Isi BBM hingga Beralih ke NonsubsidiPenyidikan Kasus Mutilasi di Depok, Polisi Telusuri Motif Pencurian dan Jejak Digital Pelaku

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap