Dua petugas valet di sebuah restoran di Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan pencurian perhiasan emas bernilai ratusan juta rupiah dari dalam mobil konsumen. Kasus ini kini berada dalam penanganan Satreskrim Polrestabes Semarang.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Polisi telah memintai keterangan dari sejumlah saksi dan sedang menelusuri pelaku tindak pidana tersebut.
"Iya benar ada laporannya, saksi-saksi sudah diperiksa. Selanjutnya sedang dilakukan lidik pelakunya," ujar Andika.
PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Korban, Salsabila (31), menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada 12 Juli 2026. Sebelum singgah di restoran, ia bersama suami dan anaknya sempat mendatangi toko perhiasan untuk menukar dan membeli sejumlah emas. Kotak perhiasan beserta surat-surat kelengkapannya kemudian disimpan di dalam laci dasbor mobil seusai berkunjung ke kediaman mertuanya.
Setibanya di restoran di kawasan Jalan Ahmad Yani, Salsabila memanfaatkan layanan valet karena kantong parkir restoran dalam kondisi penuh.
Kehilangan tersebut baru disadari saat korban tiba di rumah dan memeriksa kotak perhiasan yang ternyata sudah kosong. Korban bergegas kembali mengecek ke dalam mobil dan mendapati satu buah anting terjatuh di atas kursi.
Kiai di Pati Diduga Cabuli Santriwatinya, Dirayu Pakai Uang, Dilakukan 8 Kali

Pihak pengelola restoran sempat melakukan pemeriksaan mandiri terhadap dua petugas valet yang bertugas saat itu. Dari penggeledahan, ditemukan uang tunai sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta di dompet salah satu petugas yang sebelumnya sempat pamit membeli rokok. Kendati demikian, petugas valet tersebut membantah bahwa uang itu berasal dari hasil penjualan barang korban.
Upaya mediasi sempat dilakukan pada 13 Juli 2026, namun pihak manajemen valet menilai tudingan tersebut tidak disertai bukti yang kuat. Merespons hal tersebut, Salsabila langsung melayangkan laporan resmi ke Polrestabes Semarang pada hari yang sama guna pengusutan lebih lanjut.






