PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) membukukan penguatan kinerja keuangan pada semester I-2026. Perseroan mencatat lonjakan laba bersih hingga 69 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp181 miliar.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan Contractual Service Margin (CSM) sebesar 8 persen YoY menjadi Rp913 miliar. CSM mencerminkan estimasi keuntungan masa depan dari kontrak asuransi berjalan yang dibukukan secara bertahap sepanjang masa perlindungan polis.
Pada pos pendapatan, premi lanjutan perseroan menembus Rp1 triliun atau naik 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di samping itu, perolehan premi bisnis baru yang disetahunkan (Annualized Premium Equivalent/APE) berada di angka Rp691 miliar.
PTPN Group-PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

Dari sisi ketahanan modal, ekuitas MSIG Life tercatat mencapai Rp8,2 triliun. Posisi permodalan ini telah melampaui ketentuan minimum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 Tahun 2023, yang mewajibkan perusahaan asuransi memiliki ekuitas sekurang-kurangnya Rp1 triliun paling lambat 31 Desember 2028.
Selain mencatatkan pertumbuhan finansial pada paruh pertama 2026, perseroan memperluas struktur usahanya melalui unit syariah. PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia resmi mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan pada 22 Juli 2026 dan mulai beroperasi penuh sebagai entitas mandiri sejak 3 Agustus 2026.
Nindya Karya Perkuat Rantai Pasok Lewat Strategic Partnership Forum 2026

Manajemen operasional dan ekspansi kemitraan perseroan saat ini dijalankan oleh jajaran direksi, termasuk Herman Sulistyo selaku Director & Chief Strategic Distribution, Government & Partnership Officer, serta Elly Susanti selaku Director & Chief Operating & IT Officer.
MSIG Life merupakan perusahaan asuransi jiwa joint venture Jepang-Indonesia terbesar di Tanah Air dan menjadi bagian dari MS&AD Insurance Group Holdings, Inc., grup jasa keuangan asal Jepang dengan jaringan di 48 negara. Portofolio produk perseroan mencakup proteksi jiwa, kesehatan, Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI), hingga pengelolaan dana pensiun.






