Operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di perairan Carita, Pandeglang, Banten, telah memasuki hari keempat pada Jumat (11/9/2026). Hingga Jumat (11/9), tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan para korban yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kelompok yang hilang kontak tersebut terdiri dari delapan orang, yakni lima wartawan, dua awak kapal, dan seorang pemandu. Mereka sebelumnya melakukan perjalanan untuk meliput kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya hilang kontak di perairan Carita.
Pengerahan Armada Udara dan Jalur Laut
Dalam pelaksanaan operasi pada hari keempat, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan armada yang lebih besar. Sejumlah personel Basarnas menggunakan perahu karet RIB 02 Banten untuk menyisir perairan Carita, Pandeglang. Secara keseluruhan, pencarian laut diperkuat dengan keterlibatan 13 unit kapal.
Kiai di Pati Diduga Cabuli Santriwatinya, Dirayu Pakai Uang, Dilakukan 8 Kali

Selain mengandalkan penyisiran melalui jalur laut menggunakan kapal dan perahu karet, tim SAR juga memaksimalkan pemantauan melalui udara. Sebuah helikopter milik Basarnas dikerahkan guna memantau area perairan dari udara agar jangkauan pengamatan visual menjadi lebih luas.
Perluasan Wilayah ke Perairan Lampung
Perkembangan jalannya operasi pencarian disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad bersama Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani kepada wartawan di Posko SAR Dermaga Marina Carita. Untuk memperbesar peluang penemuan, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran hingga mencakup empat sektor di perairan Lampung.
5 Jurnalis Hilang, PFI Yogya Gelar Doa Bersama, Kami Menunggu Kalian Pulang

Di tengah proses penyisiran tersebut, petugas kepolisian sempat memeriksa sebuah pelampung yang ditemukan mengapung di sekitar lokasi pencarian. Kendati demikian, hingga pencarian hari keempat berlangsung, tim SAR gabungan belum mendapatkan titik terang mengenai keberadaan para wartawan, awak kapal, dan pemandu yang hilang kontak tersebut.






