Peristiwa gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada infrastruktur penyimpanan pangan milik Perum BULOG. Sebanyak 12 unit gudang dilaporkan mengalami kerusakan fisik, namun pasokan beras di dalamnya dipastikan tetap aman dan penyaluran bantuan pangan terus dipersiapkan.
Berikut rangkuman informasi resmi terkait kondisi gudang, langkah mitigasi darurat, serta ketersediaan stok pangan di wilayah NTT.
Bagaimana Kondisi Fisik Gudang dan Keamanan Stok Beras?
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengonfirmasi bahwa dari sekitar 46 gudang Bulog di NTT dengan daya tampung total 50.400 ton, terdapat 12 gudang yang terdampak guncangan gempa bumi. Kerusakan pada 12 fasilitas tersebut terkonsentrasi pada bagian dinding bangunan.
Stok beras yang berada di dalam gudang-gudang tersebut dipastikan dalam kondisi aman. Untuk memulihkan infrastruktur penyimpanan secepatnya, Direktur SDM Perum Bulog telah ditugaskan untuk menangani langsung perbaikan ke-12 fasilitas tersebut.
Ramalan Shio Tikus dan Kerbau Senin, 24 Agustus 2026, Prospek Finansial hingga Kesehatan

Wilayah Mana yang Terdampak Cukup Parah dan Bagaimana Mitigasinya?
Kerusakan fisik yang tergolong cukup parah terjadi pada unit gudang di wilayah Ruteng. Kerusakan tersebut menyebabkan penurunan kapasitas simpan efektif gudang setempat.
Menghadapi situasi tersebut, Bulog menerapkan langkah mitigasi berikut:
- Mengamankan stok beras dengan memindahkannya ke tenda-tenda darurat milik BNPB dan TNI dengan tetap dialasi palet.
- Menginstruksikan pimpinan cabang Bulog di Ruteng untuk langsung mendistribusikan pasokan beras kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dari Mana Tambahan Pasokan Beras untuk NTT Didatangkan?
Saat ini, cadangan beras yang tersimpan di seluruh jaringan gudang Bulog di NTT tercatat sebanyak 26.336 ton. Guna memperkuat ketersediaan logistik di lapangan, Bulog melaksanakan skema mobilisasi nasional (movnas) dengan mendatangkan tambahan beras sebanyak 67.446 ton.
Pasokan movnas tersebut dihimpun dari beberapa daerah pengirim:
Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45,22 Miliar, Cermati Struktur Saham dan Rencana Penggunaan Dana

- Nusa Tenggara Barat (NTB): 35.250 ton
- Jawa Timur: 20.646 ton
- Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat: 8.550 ton
- Jakarta: sekitar 3.000 ton
Melalui pengiriman ini, proyeksi total cadangan beras Bulog di NTT akan mencapai 93.782 ton.
Berapa Rincian Kebutuhan Penyaluran dan Proyeksi Sisa Stok di NTT?
Kebutuhan penyaluran beras di wilayah NTT diestimasikan berada pada angka 46.368 ton. Alokasi tersebut mencakup:
- Tanggap Bencana Alam: 1.890 ton dialokasikan untuk kebutuhan langsung bencana alam.
- Cadangan Perpanjangan Darurat: 18.900 ton disiapkan untuk mengantisipasi potensi perpanjangan masa tanggap darurat hingga 10 kali.
- Bantuan Pangan Presiden: 25.578 ton disiapkan guna menyuplai bantuan pangan selama tiga bulan bagi 852.631 penerima, dengan jatah 10 kilogram per bulan.
Setelah seluruh kebutuhan bantuan bencana dan alokasi bantuan pangan tersebut terpenuhi, Bulog memproyeksikan masih terdapat cadangan sisa sekitar 47.414 ton beras di wilayah NTT.






