Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanBusinessNationalBantuan SosialPopuler
Beranda/Market

Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45,22 Miliar, Cermati Struktur Saham dan Rencana Penggunaan Dana

Uria KilaDiterbitkan 24 Agu 2026 - 05.47 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45,22 Miliar, Cermati Struktur Saham dan Rencana Penggunaan Dana
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), perusahaan yang dimiliki oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui aksi korporasi ini, perseroan membidik perolehan dana segar hingga Rp 45,22 miliar guna memperkuat struktur permodalan, mendanai ekspansi operasional, serta melunasi kewajiban finansial.

Bagi investor dan publik yang ingin mencermati detail rencana emisi efek ini, prospektus perseroan merinci sejumlah poin penting mulai dari struktur penawaran, rencana alokasi dana, hingga latar belakang pendirian entitas manufaktur berbasis riset tersebut.

Menilik Struktur dan Parameter Penawaran Saham SWAP

Dalam pelaksanaan penawaran umum perdana saham, Swayasa Prakasa menawarkan instrumen ekuitas dengan rincian parameter sebagai berikut:

  1. Jumlah Saham yang Ditawarkan: Perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru kepada publik.
  1. Rasio Kepemilikan Publik: Jumlah saham baru yang diterbitkan tersebut mewakili porsi maksimal 30,30% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdana selesai dilaksanakan.
  1. Nilai Nominal dan Rentang Harga: Saham perseroan memiliki nilai nominal sebesar Rp 20 per saham, sedangkan harga penawaran ditetapkan pada rentang Rp 130 sampai dengan Rp 140 per saham.
  1. Nilai Emisi Maksimal: Total nilai keseluruhan dari aksi penawaran umum ini ditargetkan sebanyak-banyaknya mencapai Rp 45.220.000.000.
  1. Penjamin Pelaksana Emisi Efek: Dalam aksi korporasi ini, manajemen Swayasa Prakasa secara resmi menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Memeriksa Rencana Penggunaan Dana Hasil IPO

Berdasarkan publikasi manajemen, seluruh dana segar yang berhasil dihimpun dari penawaran umum perdana saham ini akan dialokasikan untuk tiga pos kebutuhan utama:

Baca Juga

Diguncang Gempa, 12 Gudang Bulog di NTT Rusak dan Penyaluran Beras Dimatangkan

Diguncang Gempa, 12 Gudang Bulog di NTT Rusak dan Penyaluran Beras Dimatangkan

1. Modal Kerja Operasional (Sekitar Rp 15,8 Miliar) Sebesar kurang lebih Rp 15,8 miliar dari hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja untuk menunjang peningkatan kapasitas produksi sekaligus menjaga dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

1. Belanja Modal (Sekitar Rp 12,2 Miliar) Sebesar kurang lebih Rp 12,2 miliar akan dialokasikan langsung untuk pos belanja modal (capital expenditure) guna mendukung infrastruktur fasilitas dan aktivitas usaha perseroan.

1. Pembayaran Utang (Sekitar Rp 12 Miliar) Sebesar kurang lebih Rp 12 miliar ditujukan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran utang perseroan kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).

Baca Juga

TikTok dan ByteDance Sepakat Bayar Denda Rp 7 Triliun Terkait Pelanggaran Privasi Anak di AS

TikTok dan ByteDance Sepakat Bayar Denda Rp 7 Triliun Terkait Pelanggaran Privasi Anak di AS

Memahami Profil Usaha dan Struktur Kepemilikan Saham

PT Swayasa Prakasa Tbk didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 09 pada tanggal 12 Januari 2012 dan mulai menjalankan kegiatan operasional komersialnya pada tahun 2014. Perseroan bergerak dalam bidang industri manufaktur produk kesehatan berbasis riset.

Entitas ini dibentuk sebagai motor komersialisasi hasil riset UGM, sekaligus menjadi bagian dari upaya hilirisasi dan komersialisasi inovasi agar dapat ditransformasikan menjadi produk industri yang memiliki daya saing komersial tinggi di pasar.

Adapun susunan pemegang saham Swayasa Prakasa saat ini mencakup entitas berikut:

  1. PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM): Bertindak sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 721.898.050 saham atau setara 97,16%.
  1. Universitas Gadjah Mada (UGM): Memegang sebanyak 20.009.190 saham atau setara 2,693%.
  1. PT Radio Swara Gadjah Mada: Memiliki kepemilikan sebanyak 549.920 saham.
  1. Bondan Ardiningtyas: Memegang sebanyak 542.840 saham.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaIPO

Berita Terbaru Lainnya

Menakar Peta Kekuatan Puncak, Ini Karakter One Piece yang tak Bisa Dikalahkan oleh LuffyRamalan Shio Tikus dan Kerbau Senin, 24 Agustus 2026, Prospek Finansial hingga KesehatanDiguncang Gempa, 12 Gudang Bulog di NTT Rusak dan Penyaluran Beras DimatangkanGrand Final PORSENI 2026 Asah Daya Juang Karyawan PNMDesil DTSEN BPS Bukan Ukuran Tunggal Kemiskinan, Langkah Memahami Posisi Kesejahteraan KeluargaLangkah Memitigasi Risiko Karhutla, Menakar Biaya Pencegahan terhadap Kerugian EkonomiIKN Bakal Punya Bioskop, Otorita IKN Gandeng Indobox Bangun Fasilitas Hiburan di KIPPAntusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanBusinessNationalBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap