Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan

Uria KilaDiterbitkan 30 Agu 2026 - 19.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Komisi XI DPR RI telah menyetujui penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sejak Juli lalu. Pergantian pucuk kepemimpinan di bank sentral ini langsung dihadapkan pada tantangan berat dalam menjaga stabilitas dan penguatan nilai tukar rupiah.

Ekonom senior Didik J Rachbini memproyeksikan pergerakan mata uang Garuda tidak akan menguat secara signifikan dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Menurutnya, langkah memperkuat rupiah membutuhkan pembenahan struktural yang tidak sederhana.

Didik menjelaskan, penerapan rezim suku bunga tinggi memang berpeluang menarik aliran modal asing karena aset di Indonesia menawarkan imbal hasil yang lebih menarik bagi investor. Kendati demikian, potensi masuknya modal tersebut dibayangi oleh tingginya biaya transaksi di dalam negeri akibat persoalan kepastian hukum, dinamika sosial politik, serta regulasi yang rumit.

Baca Juga

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

Keterbatasan Cadangan Devisa dan Orientasi Pasar

Tantangan penguatan mata uang juga dipengaruhi oleh posisi cadangan devisa nasional. Pada akhir Juli 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat sekitar US$ 145,3 miliar. Posisi tersebut terpaut jauh jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura yang mengantongi cadangan sekitar US$ 426,2 miliar atau Thailand yang memiliki sekitar US$ 279,2 miliar. Sementara itu, Malaysia mencatatkan cadangan devisa sebesar US$ 132,6 miliar.

Di sisi lain, perilaku dunia usaha nasional mengalami pergeseran orientasi. Setelah sempat menerapkan strategi berorientasi ekspor (outward looking) pada era 1980-an dan 1990-an, para pelaku usaha kini cenderung lebih berfokus ke pasar domestik (inward looking). Pasar dalam negeri yang ditopang oleh populasi 293 juta jiwa serta kelompok kelas menengah yang besar membuat pengusaha dapat bertumbuh tanpa harus melakukan ekspansi ke pasar luar negeri.

Baca Juga

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Struktur perolehan devisa ekspor Indonesia saat ini masih banyak bertumpu pada komoditas mentah dan setengah jadi, seperti batu bara, minyak kelapa sawit, dan nikel. Meskipun sektor-sektor tersebut menyumbang devisa dalam jumlah besar, kinerjanya sangat bergantung pada volatilitas kenaikan harga komoditas di pasar global.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiarupiahDestry DamayantiCadangan Devisa

Berita Terbaru Lainnya

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat KorsletingPrabowo Puji Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU Berjalan Damai dan Rukun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap