Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Evaluasi usai Ratusan Pedemo di DPR Ditangkap, Masih Represif?

Uria KilaDiterbitkan 30 Agu 2026 - 09.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Evaluasi usai Ratusan Pedemo di DPR Ditangkap, Masih Represif?
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Bagaimana langkah kepolisian menangani ratusan orang yang diamankan pascademo di depan Gedung DPR/MPR RI? Polda Metro Jaya menetapkan 48 orang sebagai tersangka menyusul kerusuhan setelah aksi penyampaian pendapat di Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

Penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap total 322 orang yang sempat diamankan dari lokasi aksi. Dari puluhan tersangka tersebut, sebanyak 45 orang diduga terlibat perusakan fasilitas umum serta penganiayaan, sedangkan 3 orang lainnya kedapatan membawa senjata tajam.

Klaster Pemeriksaan dan Temuan Bukti

Pihak kepolisian membagi penanganan massa yang ditangkap ke dalam beberapa kelompok usia dan peran. Dari 322 orang yang diperiksa, terdapat 162 pelaku dewasa berusia 18 hingga 40 tahun dan 160 anak berusia rentang 12 sampai 17 tahun.

Baca Juga

Gempa NTT, Telkom Akses Gercep Kerahkan Teknisi dan Siaga 24 Jam

Gempa NTT, Telkom Akses Gercep Kerahkan Teknisi dan Siaga 24 Jam

Dalam proses penyelidikan, Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa 91 orang dalam klaster perusuh dewasa dan 71 orang dalam klaster dugaan perusakan fasilitas serta penganiayaan. Penyidik juga mendalami klaster penggerak, pembiayaan, perekrut massa, serta keterkaitan sebagian pihak dengan komunitas anarko.

Sejumlah barang bukti turut disita di lokasi kejadian, antara lain golok, gunting, asahan pisau, 10 lembar PVC, ketapel, 19 mata panah, satu rantai besi, hingga empat tongkat bambu. Selain itu, petugas mendapati lima anak membawa bensin dan buah bintaro kering yang diduga disiapkan untuk pembakaran.

Penanganan Anak dan Bantahan Isu Pengacak Sinyal

Sebanyak 153 anak diserahkan ke Direktorat Reserse Perempuan, Anak, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-TPPO) Polda Metro Jaya. Pada salah satu penyerahan sebanyak 152 orang (149 anak laki-laki dan 3 perempuan dewasa), tercatat 123 orang berstatus pelajar aktif dan 26 lainnya tidak bersekolah.

Baca Juga

Kebakaran Rumah di Gambir Masih Terjadi, Damkar Tambah Personel

Kebakaran Rumah di Gambir Masih Terjadi, Damkar Tambah Personel

Direktur Reserse PPA-TPPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari menyatakan sebanyak 141 orang telah dipulangkan ke keluarga masing-masing, lima anak menunggu jemputan orang tua, dan dua lainnya masih menjalani pemeriksaan. Seluruh mekanisme hukum terhadap anak mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan pendampingan dari pekerja sosial Kementerian Sosial serta UPT PPA Provinsi DKI Jakarta.

Di sisi lain, kepolisian membantah narasi penggunaan perangkat pengacak sinyal (jammer) selama unjuk rasa berlangsung. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, aparat gabungan TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, dan Pamdal DPR dikerahkan untuk mengamankan total 80 aktivitas masyarakat di ibu kota pada hari tersebut, termasuk 62 agenda penyampaian aspirasi.

Sumber: Tirto

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro Jayakriminalitas

Berita Terbaru Lainnya

Gempa NTT, Telkom Akses Gercep Kerahkan Teknisi dan Siaga 24 JamKebakaran Rumah di Gambir Masih Terjadi, Damkar Tambah Personel1.221 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pemulihan Mulai DikebutNapi Narkoba Encek Ditangkap Saat Otoritas Myanmar Sweeping PerbatasanUMKM Terdampak Kebakaran Desa Sade Bakal Dapat BantuanPemulihan Desa Adat Sade, DPR Dorong Dukungan Anggaran dan Mitigasi KebakaranKronologi Kebakaran di Permukiman Gambir Jakpus, Belasan Mobil Damkar DikerahkanSemangat Bersekolah Tak Runtuh di NTT Meski Gempa Belum Luruh

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap