Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNewsPopuler
Beranda/Bisnis

Faktor Pemicu Gelombang Protes Peternak Ayam dan Telur di Berbagai Daerah

Rimba NainggolanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 09.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Faktor Pemicu Gelombang Protes Peternak Ayam dan Telur di Berbagai Daerah
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Gelombang aksi protes peternak unggas kembali merebak di sejumlah daerah pada Senin (10/8/2026). Di Boyolali, Jawa Tengah, ratusan peternak membagikan ayam dan telur rebus secara gratis kepada masyarakat, bahkan memasukkan BPKB kendaraan serta sertifikat tanah ke dalam kandang ayam sebagai bentuk protes atas kondisi usaha yang kian tertekan. Di Yogyakarta, peternak asal Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul memadati Jalan Malioboro sembari membagikan sekitar 1.500 ekor ayam petelur. Aksi serupa digelar Peternak Rakyat Sulawesi dengan membagikan telur kepada pengguna jalan di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Aksi demonstrasi ini dipicu oleh anjloknya harga jual telur di tingkat peternak yang berada jauh di bawah biaya produksi. Penanggung jawab aksi Peternak Rakyat Sulawesi, Basuki Sayuti, menyebutkan harga telur di Makassar merosot ke kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, sangat jauh dari Harga Acuan Penjualan pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram. Kondisi serupa terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat Andry Patra melaporkan harga telur merosot hingga Rp22.000 per kilogram dari harga ideal Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram, sehingga peternak menanggung kerugian Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Di sisi lain, harga jagung pakan ternak per 7 Agustus 2026 naik menjadi Rp6.969 per kilogram dari pekan sebelumnya sebesar Rp6.881 per kilogram, dengan disparitas harga antarwilayah mencapai 16,90 persen. Popy Rufaidah menegaskan bahwa pakan merupakan salah satu komponen biaya terbesar usaha unggas, sehingga lonjakan harga jagung berpotensi menekan biaya produksi ayam dan telur.

Baca Juga

Pencipta dan Makna di Balik Lirik Lagu Hymne Pramuka

Pencipta dan Makna di Balik Lirik Lagu Hymne Pramuka

Persoalan yang memicu protes berulang ini berpangkal pada ketidakseimbangan struktural di sepanjang rantai pasok. Peneliti CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai posisi tawar peternak rakyat sangat lemah sehingga mereka sekadar menjadi pihak penerima harga. Di sisi hulu, kuota impor bibit indukan ayam melonjak dari sekitar 350.000 ekor pada 2024 menjadi 800.000 ekor pada 2026. Di saat yang sama, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi melesat dari 200 unit pada Januari 2025 menjadi sekitar 30.000 unit pada Juni 2026. Menurut Yusuf, penguatan koperasi peternak di sentra-sentra utama seperti Blitar, Tulungagung, Malang, Kediri, dan Magetan menjadi langkah krusial untuk memperbaiki daya tawar peternak.

Dominasi perantara atau broker juga memperpanjang persoalan tata niaga unggas nasional. Peneliti Institute for Demographic and Poverty Studies, Tira Mutiara, menyoroti bahwa selama kapasitas penyerapan dan infrastruktur pemerintah belum sebanding dengan skala produksi, broker akan tetap menguasai penampungan hasil ternak, termasuk dalam distribusi lapangan program Makan Bergizi Gratis. Tira mendorong penguatan infrastruktur cold storage, rumah potong hewan unggas, serta rantai dingin regional. Sementara itu, Putu Rusta Adijaya dari The Indonesian Institute Center for Public Policy Research mengingatkan agar kontrak pembelian pemerintah tidak menimbulkan ketergantungan atau distorsi harga yang merugikan peternak jika dijadikan solusi permanen. Putu merinci empat langkah mendesak pembenahan tata niaga, yakni memperkuat transparansi informasi harga, memperluas akses pembeli, mengurangi hambatan distribusi, dan menjaga pengawasan persaingan usaha.

Baca Juga

Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,68 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,68 Juta per Gram

Merespons persoalan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berada di Makassar pada Selasa (11/8/2026) memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah. Pemerintah memastikan Badan Gizi Nasional telah menyetujui penyerapan telur langsung dari peternak rakyat untuk program Makan Bergizi Gratis setelah adanya komunikasi resmi. Selain itu, Bulog mendapat penugasan untuk menyalurkan pakan bersubsidi melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan yang akan berlangsung hingga Desember 2026 guna menekan beban produksi di tingkat peternak.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Pertanianpeternakan

Berita Terbaru Lainnya

Pencipta dan Makna di Balik Lirik Lagu Hymne PramukaHarga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,68 Juta per GramAlasan Mobil Matic Tidak Boleh Sembarangan Didorong Saat MogokGempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Capai 254 OrangKaspersky Deteksi 75 Juta Serangan Siber di Asia Pasifik pada Paruh Pertama 2026IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat DilirikMantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Korupsi Kuota Haji, Bantah Terima Rp4,8 MiliarRencana BEI Kelola Dana Amal Masjid Istiqlal di Pasar Modal Syariah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNews

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap