Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat dan Layak Investasi

Rimba NainggolanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 00.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat dan Layak Investasi
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas dan daya tarik investasi di dalam negeri di tengah ketidakpastian situasi global. Dalam pertemuan Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (11/8), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan kondisi terkini perekonomian nasional. Pertemuan yang mengusung tema "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies" ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan ketahanan ekonomi nasional di hadapan para pelaku pasar dan emiten.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia kuat dan layak investasi. Penilaian ini didukung oleh bertahannya status investment grade Indonesia dari berbagai lembaga pemeringkat internasional ternama seperti S&P, Fitch, dan Moody's. Selain itu, instrumen surat utang Panda Bond Indonesia juga berhasil memperoleh peringkat Triple A, yang menegaskan tingginya kepercayaan pasar keuangan global terhadap pengelolaan fiskal negara.

Ketahanan ini tidak lepas dari konsistensi pemerintah dalam menjaga defisit anggaran tetap di bawah angka 3 persen. Kebijakan disiplin anggaran ini menempatkan Indonesia pada posisi yang relatif aman jika dibandingkan dengan beberapa negara maju. Sebagai perbandingan, negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Singapura saat ini memiliki rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) yang telah melampaui angka 100 persen. Di samping menjaga rasio makro, pemerintah juga memastikan ketersediaan energi domestik seperti Pertalite dan biodiesel tetap aman hingga akhir tahun, serta mendorong perluasan akses kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga mencapai target Rp2.000 triliun.

Baca Juga

Rencana Pembatasan Pertalite agar Subsidi Energi Tepat Sasaran

Rencana Pembatasan Pertalite agar Subsidi Energi Tepat Sasaran

Geliat positif perekonomian ini tecermin langsung pada aktivitas pasar modal Indonesia. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa pasar modal dalam negeri tetap bergairah dengan berhasil menghimpun dana sebesar Rp125 triliun dan mencatatkan total sekitar 28 juta investor. Secara lebih spesifik, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor saham telah menyentuh angka 10,05 juta SID hingga 7 Agustus 2026, sementara total investor pasar modal melonjak signifikan sebesar 48,78 persen secara tahun berjalan menjadi 30,27 juta SID. Indonesia kini tercatat sebagai negara dengan jumlah investor terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) sekaligus memiliki jumlah perusahaan tercatat terbanyak kedua di kawasan tersebut. Kehadiran tujuh emiten baru pada Juli 2026 dengan nilai penawaran umum perdana (IPO) mencapai Rp2,16 triliun diharapkan dapat membantu mempercepat pencapaian target pasar modal tahun ini.

Daya tarik investasi Indonesia juga diperkuat oleh masuknya modal asing. Lembaga PIER mencatat arus modal asing yang masuk ke Indonesia mencapai US$5,9 miliar hingga periode Agustus 2026, di mana aliran dana tersebut didominasi oleh instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Selain itu, kolaborasi di sektor swasta juga terus berjalan, salah satunya melalui kerja sama antara PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan Ajaib Group untuk mempermudah akses nasabah dalam mengelola keuangan mereka. Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menjalin kemitraan dengan Riyadh Group Indonesia (RGI) guna mengembangkan wilayah Mentawai, sementara pemerintah pusat terus memperkuat sinergi ekonomi dengan Tiongkok melalui pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Jawa Timur.

Baca Juga

Jadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dan Wilayah Lintasan

Jadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dan Wilayah Lintasan

Di sisi regulasi keuangan, Airlangga Hartarto memberikan respons positif terhadap pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia. Penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan yang stabil. Meskipun demikian, pemerintah juga tetap meningkatkan kewaspadaan pada sektor non-ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas wilayah, seperti yang disampaikan oleh Menko Polkam mengenai peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi rawan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiEkonomi IndonesiaAirlangga HartartoPasar Modal

Berita Terbaru Lainnya

Polri Gelar Malam Apresiasi HUT Bhayangkara ke-80, Ada Lomba Esports hingga Animasi AIProyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan IndonesiaOJK Sebut Hanya 3,51 Persen UMKM yang Memiliki Laporan KeuanganRencana Pembatasan Pertalite agar Subsidi Energi Tepat SasaranHakim AS Batalkan Kasus Suap Miliarder Gautam AdaniIHSG Melemah pada Sesi I, Asing Catatkan Net Sell Rp774 MiliarJadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dan Wilayah LintasanDaftar 5 Pihak Terlapor Kasus Dugaan Penistaan Agama Hafalan Al-Qur'an Ditukar Miras

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap