Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Bisnis

Proyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan Indonesia

Yolanda TobanDiterbitkan 11 Agu 2026 - 23.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan Indonesia
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus mematangkan langkah transisi energi demi mencapai target net zero emissions pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Salah satu dampak signifikan dari pergeseran ini adalah munculnya kebutuhan tenaga kerja baru yang ramah lingkungan. Dalam kaitan ini, ESDM Proyeksikan 760 Ribu Green Jobs di Sektor Ketenagalistrikan. Proyeksi penyerapan tenaga kerja tersebut didasarkan pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) periode 2025-2034.

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), total kebutuhan tenaga kerja untuk sektor pembangkitan listrik di masa mendatang diperkirakan mencapai 836.696 orang. Dari jumlah tersebut, porsi pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs mendominasi sangat besar, yakni sekitar 91 persen atau setara dengan 760.000 tenaga kerja. Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto, memproyeksikan peluang ini sejalan dengan rencana penambahan kapasitas pembangkit listrik dalam sepuluh tahun ke depan yang ditargetkan mencapai 69,5 gigawatt (GW), dengan mayoritas bersumber dari energi terbarukan.

Jika ditinjau dari jenis teknologinya, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Sektor PLTS diproyeksikan mampu menampung hingga 348.057 orang pekerja. Di posisi berikutnya, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berpotensi mempekerjakan sekitar 129.759 orang, disusul oleh pembangkit panas bumi (PLTP) dengan potensi serapan sebanyak 42.700 orang.

Baca Juga

OJK Sebut Hanya 3,51 Persen UMKM yang Memiliki Laporan Keuangan

OJK Sebut Hanya 3,51 Persen UMKM yang Memiliki Laporan Keuangan

Selain tiga sektor utama tersebut, berbagai teknologi energi bersih lainnya juga turut membuka peluang kerja baru. Rincian proyeksi serapan tenaga kerja tersebut meliputi PLTA jenis pumped-storage sebanyak 94.195 orang, sektor penyimpanan daya atau baterai sebanyak 68.193 orang, dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) sebanyak 58.938 orang. Sektor biomassa (PLTBm) diperkirakan membutuhkan 7.197 orang, disusul pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sebanyak 6.850 orang, pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) sebanyak 2.429 orang, biogas (PLTBg) sebanyak 1.481 orang, serta energi arus laut (PLTAL) sebanyak 341 orang.

Di luar sektor pembangkitan langsung, pembangunan infrastruktur pendukung juga memerlukan tenaga kerja dalam jumlah besar. RUPTL 2025-2034 memproyeksikan kebutuhan sebanyak 881.132 tenaga kerja untuk mendukung industri manufaktur, konstruksi, operasi, dan pemeliharaan pada jaringan transmisi, gardu induk, serta distribusi listrik.

Baca Juga

IHSG Melemah pada Sesi I, Asing Catatkan Net Sell Rp774 Miliar

IHSG Melemah pada Sesi I, Asing Catatkan Net Sell Rp774 Miliar

Di sisi lain, kebijakan transisi energi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan lapangan kerja baru, melainkan juga pada efisiensi biaya secara nasional. Koordinator Penerapan Teknologi Konservasi Energi, Nur Amin Astohar, menjelaskan bahwa manajemen energi yang baik berpotensi menghemat pengeluaran negara dalam jumlah besar hingga tahun 2030. Sektor penyedia energi diperkirakan dapat menghemat sekitar 3,56 juta ton oil ekuivalen atau setara dengan Rp9,4 triliun. Sementara itu, sektor industri diproyeksikan mampu menghemat 5,28 juta ton oil ekuivalen yang bernilai sekitar Rp20,8 triliun. Ditambah dengan penghematan di sektor transportasi sebesar Rp4,2 triliun, maka total penghematan biaya energi di ketiga sektor ini diperkirakan mencapai Rp34,4 triliun pada tahun 2030.

Meskipun proyeksi angka-angka ini memberikan gambaran yang optimistis bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja nasional, realisasinya sangat bergantung pada keberhasilan implementasi RUPTL 2025-2034 serta konsistensi kebijakan transisi energi di lapangan. Angka-angka ini merupakan estimasi perencanaan jangka panjang yang keberhasilannya masih memerlukan komitmen investasi serta kesiapan infrastruktur pendukung di seluruh wilayah Indonesia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

energi terbarukankementerian esdm

Berita Terbaru Lainnya

OJK Sebut Hanya 3,51 Persen UMKM yang Memiliki Laporan KeuanganRencana Pembatasan Pertalite agar Subsidi Energi Tepat SasaranHakim AS Batalkan Kasus Suap Miliarder Gautam AdaniIHSG Melemah pada Sesi I, Asing Catatkan Net Sell Rp774 MiliarJadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dan Wilayah LintasanDaftar 5 Pihak Terlapor Kasus Dugaan Penistaan Agama Hafalan Al-Qur'an Ditukar MirasKPK Ungkap Pemeriksaan Rudy Tanoe untuk Hitung Kerugian NegaraStafsus Yaqut Ishfah Didakwa Perkaya Diri Rp93,6 M di Kasus Kuota Haji

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap