Serangan udara berskala masif kembali mengguncang jantung ibu kota Ukraina, Kyiv, ketika pasukan Rusia meluncurkan gelombang rudal balistik pada Rabu (5/8/2026) dini hari. Gempuran balistik yang diluncurkan secara bertubi-tubi pada waktu dini hari tersebut langsung memicu rentetan ledakan hebat yang terdengar menggelegar di seluruh penjuru kota Kyiv. Suara ledakan yang terdengar di berbagai sudut wilayah ini diikuti oleh munculnya titik-titik kebakaran hebat yang melalap berbagai lokasi krusial di wilayah ibu kota tersebut, menciptakan situasi darurat di tengah ancaman gempuran udara.








