Insiden kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Sentosa II di wilayah perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada hari Minggu (2/8), mengungkap permasalahan serius terkait dengan pendataan penumpang kapal. Pihak operator kapal menjadi sorotan publik setelah ditemukan adanya penumpang yang berhasil dievakuasi, namun nama mereka sama sekali tidak tercantum dalam dokumen resmi manifes perjalanan. Kapal tersebut diketahui tengah melakukan pelayaran dengan rute perjalanan dari Surabaya menuju Makassar saat peristiwa kebakaran terjadi.
PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), selaku perusahaan pemilik sekaligus operator pelayaran KMP Mutiara Sentosa II, akhirnya memberikan pengakuan resmi mengenai ketidaksesuaian data tersebut. Pihak perusahaan mengakui bahwa terdapat lima orang anak yang tidak masuk dalam manifes penumpang. Kepala Cabang PT ALP Surabaya, Ferdinan Pondang, menyampaikan pengakuan ini saat ditemui di posko terpadu yang berlokasi di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan








