Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang berpusat di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, terasa hingga ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (4/9/2026). Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan jemaah yang sedang menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Al Istiqomah, Pananjung, Pangandaran.
Kendati sempat dikejutkan oleh getaran gempa, mayoritas jemaah di masjid tersebut memilih tetap bertahan di dalam ruangan untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan mendengarkan khutbah. Agus Kusnadi melaporkan bahwa kondisi gelombang air laut terpantau normal pascagempa dan tidak ada laporan kerusakan rumah warga di wilayah Pangandaran.
12.138 Gempa Susulan Tercatat di Flores, BMKG Sebut Aktivitas Mulai Meluruh

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyampaikan bahwa hasil analisis pemutakhiran menetapkan gempa ini memiliki parameter magnitudo 5,3 pada kedalaman 69 kilometer. Pusat gempa terletak di laut pada koordinat 8,27 LS dan 109,02 BT, tepatnya berjarak 59 kilometer arah selatan Kota Cilacap.
Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, peristiwa ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar turun (normal fault).
Cagar Merapi Ungup-ungup Kebakaran, Wisata Kawah Ijen Ditutup Total

BMKG memastikan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga laporan ini dihimpun, tidak terdapat catatan kerusakan bangunan yang signifikan akibat getaran gempa tersebut.






