Serangkaian serangan pesawat nirawak atau drone dari pihak Ukraina melanda dan merusak gudang-gudang milik platform ritel daring terbesar di Rusia, yaitu Wildberries. Salah satu serangan terbaru yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) waktu setempat menyebabkan kebakaran pada fasilitas gudang Wildberries yang berlokasi di Yekaterinburg. Akibat dari rentetan serangan tersebut, estimasi inventaris barang yang hancur maupun terganggu diperkirakan mencapai nilai hingga US$5 miliar atau sekitar Rp89 triliun.
Kampanye serangan drone oleh Ukraina ini dilaporkan telah menghantam hampir dua lusin gudang logistik Wildberries di berbagai wilayah. Jangkauan serangan ini tergolong sangat jauh karena berhasil menjangkau hingga ke wilayah Ural di Rusia, yang mana kawasan tersebut berjarak lebih dari 1.600 kilometer dari garis depan pertempuran. Mengenai alasan di balik penargetan terhadap fasilitas logistik ritel raksasa ini, pihak Kyiv secara terbuka menyatakan bahwa penjualan perlengkapan militer melalui platform Wildberries menjadi salah satu penyebab utama mengapa perusahaan tersebut dijadikan target serangan.








