Kelompok Hamas secara resmi merespons pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai persetujuan kelompok tersebut untuk melucuti senjatanya di wilayah Gaza. Klarifikasi dari pihak Hamas ini menjadi perhatian penting di tengah upaya mengakhiri konflik yang berkepanjangan. Tanggapan tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang anggota tim negosiasi Hamas, Ghazi Hammad, yang memberikan penjelasan lebih rinci mengenai syarat dan kondisi dari kesepakatan pelucutan senjata yang dimaksud pada Jumat, 31 Juli 2026.








