Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Internasional

Hamas Buka Suara Terkait Pernyataan Donald Trump Soal Pelucutan Senjata di Gaza

Yolanda TobanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 09.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hamas Buka Suara Terkait Pernyataan Donald Trump Soal Pelucutan Senjata di Gaza
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kelompok Hamas secara resmi merespons pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai persetujuan kelompok tersebut untuk melucuti senjatanya di wilayah Gaza. Klarifikasi dari pihak Hamas ini menjadi perhatian penting di tengah upaya mengakhiri konflik yang berkepanjangan. Tanggapan tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang anggota tim negosiasi Hamas, Ghazi Hammad, yang memberikan penjelasan lebih rinci mengenai syarat dan kondisi dari kesepakatan pelucutan senjata yang dimaksud pada Jumat, 31 Juli 2026.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Dalam keterangannya kepada Al Jazeera, Ghazi Hammad menegaskan bahwa masalah pelucutan senjata di Gaza tidak berdiri sendiri, melainkan sangat bergantung pada dua kondisi utama. Kondisi pertama adalah penarikan mundur seluruh pasukan pendudukan Israel dari wilayah Gaza. Sementara itu, kondisi kedua adalah adanya kemajuan yang nyata dalam proses rekonstruksi di wilayah tersebut. Tanpa pemenuhan kedua syarat ini, proses pelucutan senjata tidak akan dapat direalisasikan di lapangan.

Lebih lanjut, Ghazi Hammad memastikan bahwa pihak Israel sama sekali tidak akan diberikan ruang untuk campur tangan dalam urusan pelucutan senjata ini. Ia menyatakan bahwa tugas pelaksanaan pelucutan senjata sepenuhnya akan didelegasikan kepada sebuah komite nasional. Komite nasional inilah yang nantinya akan memegang kendali dan tanggung jawab penuh untuk melaksanakan tugas tersebut di wilayah Gaza tanpa intervensi dari pihak luar, khususnya militer Israel.

Anggota tim negosiasi Hamas tersebut juga mengungkapkan dinamika perundingan yang terjadi selama ini. Hammad mendeskripsikan bahwa proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir tersebut berlangsung dengan sangat berat dan alot. Ia turut memberikan peringatan tegas bahwa Hamas tidak akan melaksanakan langkah apa pun dari kesepakatan damai Gaza apabila pasukan pendudukan Israel tidak memenuhi kewajiban mereka sebagaimana yang telah diatur berdasarkan kesepakatan tersebut. Hamas juga menyatakan tetap teguh pada tujuan nasionalnya untuk mempertahankan hak-hak rakyat Palestina.

Baca Juga

Donald Trump Klaim Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas di Gaza, Pihak Terkait Belum Konfirmasi

Donald Trump Klaim Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas di Gaza, Pihak Terkait Belum Konfirmasi

Pernyataan dari pihak Hamas ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan klaim sepihak mengenai status pelucutan senjata. Mengutip unggahan Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Kamis, 30 Juli 2026 waktu setempat, ia menyatakan bahwa dirinya telah berhasil mencapai kesepakatan untuk melucuti senjata kelompok Hamas beserta seluruh kelompok bersenjata lainnya yang berada di Jalur Gaza.

Menurut penjelasan Donald Trump, kesepakatan tersebut berhasil dicapai melalui sebuah lembaga yang baru saja dibentuk, yang ia sebut sebagai Board of Peace alias Dewan Keamanan. Trump menyebut proses pelucutan senjata ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah ia mediasi pada bulan Oktober lalu. Kesepakatan yang dimediasi pada bulan Oktober tersebut pada dasarnya bertujuan untuk mengakhiri perang Israel di wilayah Gaza.

Dalam unggahannya, Trump menilai bahwa kesepakatan ini merupakan sebuah langkah penting agar Jalur Gaza pada akhirnya dapat diperintah oleh pemerintahan Palestina yang baru. Pemerintahan baru tersebut direncanakan akan bekerja sama secara erat dengan Dewan Perdamaian untuk membantu rakyat Palestina. Pada saat yang bersamaan, Trump mengeklaim bahwa kesepakatan tersebut akan memberikan jaminan keamanan yang layak diterima oleh Israel, serta memastikan bahwa wilayah Gaza tidak akan lagi digunakan sebagai basis untuk melancarkan serangan teror.

Baca Juga

Pemerintah dan DPR RI Sepakat Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Pemerintah dan DPR RI Sepakat Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Sebagai tindak lanjut dari perkembangan kesepakatan ini, sebuah pertemuan dilaporkan akan segera digelar di Kairo, Mesir. Pertemuan krusial ini dijadwalkan untuk mempertemukan para mediator dari berbagai negara, yakni Mesir, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki. Tujuan utama dari pertemuan di Kairo tersebut adalah untuk memastikan komitmen dari semua pihak yang terlibat terhadap pelaksanaan tahap kedua dari kesepakatan gencatan senjata Gaza.

Menurut laporan dari Al-Qahira News, kelompok Hamas dan berbagai faksi Palestina lainnya telah secara resmi menyetujui proposal yang diajukan dalam perundingan. Proposal tersebut memuat sejumlah ketentuan penting, termasuk di antaranya mengenai pengerahan pasukan internasional serta masuknya Komite Nasional untuk mulai menjalankan tugas-tugasnya di Gaza. Tercapainya kesepakatan tersebut diharapkan akan membuka jalan bagi dimulainya operasi pemulihan awal serta upaya rekonstruksi secara menyeluruh di seluruh wilayah Jalur Gaza.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpgazaIsraelGencatan SenjataPalestinaHamas

Berita Terbaru Lainnya

Perluas Sinergi Sektor Pendidikan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dana Pensiun dengan Universitas Al-Ma'soemCasemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami demi Bermain Bersama Lionel MessiIHSG Ditutup Menguat ke Level 6.186, Sektor Barang Konsumen Primer Pimpin KenaikanBulog Perkuat Kolaborasi untuk Pastikan Penyerapan Tebu Petani BloraKemenperin Ungkap Penyebab PHK Pabrik Garmen Victory Apparel dan PT Samwon di Jawa TengahLangkah Strategis Kalimantan Utara Mendukung Rantai Pasok Ibu Kota NusantaraMK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028UEFA Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA Buntut Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap