Pergerakan harga sembilan bahan pokok (sembako) kembali menunjukkan tren fluktuasi pada Senin, 10 Agustus 2026. Di wilayah Jawa Timur, hampir seluruh bahan pangan pokok mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, telur ayam kampung, hingga komoditas bumbu dapur seperti seluruh jenis cabai dan bawang mengalami peningkatan harga. Dari seluruh komoditas utama yang dipantau di kawasan tersebut, hanya daging ayam kampung yang mencatatkan penurunan harga.
Berdasarkan data perubahan harga di Jawa Timur, kenaikan tertinggi dialami oleh komoditas cabai merah keriting yang melonjak Rp1.260 atau 3,65 persen. Peningkatan juga terjadi pada telur ayam kampung sebesar Rp1.343 (2,93 persen), cabai rawit merah sebesar Rp790 (1,74 persen), minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp310 (1,66 persen), cabai merah besar sebesar Rp476 (1,39 persen), serta bawang merah yang naik Rp314 (1,10 persen). Sementara itu, minyak goreng curah terkoreksi naik Rp181 (0,89 persen) dan daging sapi naik tipis Rp539 (0,39 persen). Satu-satunya komoditas yang mengalami penurunan di wilayah ini adalah daging ayam kampung yang turun sebesar Rp1.395 atau 1,99 persen.
Basarnas Akhiri Monitoring Aktif Insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Di skala nasional, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat gambaran rata-rata harga eceran komoditas pangan pokok. Untuk komoditas beras, kualitas bawah I dijual seharga Rp15.200 per kilogram dan kualitas bawah II sebesar Rp15.300 per kilogram. Beras kelas medium I dipatok Rp16.550 per kilogram dan medium II Rp16.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I mencapai Rp17.500 per kilogram dan super II seharga Rp17.100 per kilogram. Komoditas lain seperti gula pasir premium tercatat Rp20.150 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.100 per kilogram. Pada komoditas minyak goreng, jenis curah berada di angka Rp20.450 per liter, minyak kemasan bermerek I seharga Rp23.850 per liter, serta kemasan bermerek II sebesar Rp23.400 per liter.
Selain beras dan gula, harga komoditas protein hewani dan bumbu dapur di tingkat nasional juga bervariasi. Daging sapi kualitas I diperdagangkan pada Rp149.200 per kilogram dan daging sapi kualitas II Rp141.000 per kilogram. Daging ayam ras segar dipatok Rp38.600 per kilogram, sementara telur ayam ras berada di level Rp29.550 per kilogram. Di lini bumbu dapur, cabai rawit merah rata-rata dibanderol Rp54.450 per kilogram, cabai rawit hijau Rp49.250 per kilogram, cabai merah besar Rp48.850 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp44.250 per kilogram. Bawang merah tercatat dijual seharga Rp41.400 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp42.450 per kilogram.
Wisata Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Hutan yang Kian Meluas

Istilah sembako merujuk pada sembilan bahan pokok yang terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam. Fluktuasi harga pada kelompok komoditas ini umumnya dipengaruhi oleh kombinasi faktor biaya produksi, kebijakan pemerintah, pergerakan nilai tukar mata uang, serta kondisi cuaca. Untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan strategis di pasaran, Pemerintah bersama Bank Indonesia terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan.






