Kawasan pengungsian di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menampung ribuan warga terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan rumah tinggal, sarana umum, serta longsor di berbagai lokasi. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Agustus 2026 mencatat sebanyak 176 ribu orang masih bertahan di posko-posko darurat.
Merespons kondisi tersebut, ekosistem Holding Kawasan Industri PT Danareksa bergerak menghimpun dan mendistribusikan bantuan senilai Rp423 juta untuk membantu penanganan korban gempa di NTT. Inisiatif kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi antara induk holding, tujuh pengelola kawasan industri anggota holding, para penyewa kawasan (tenant), karyawan, dan mitra kerja.
Penghimpunan sekaligus penyaluran bantuan dikoordinasikan langsung oleh PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mengingat posisinya yang paling dekat secara geografis dengan area bencana di Indonesia timur. Dana yang terkumpul merupakan kontribusi gabungan dari PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Industri Terpadu Batang, dan SIER.
12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

Penyaluran Bertahap Berdasarkan Kebutuhan Mendesak
Penyaluran logistik dibagi menjadi dua gelombang utama agar distribusi berjalan terarah. Tahap pertama dilaksanakan pada 21 Agustus 2026 melalui Posko Induk BRI Peduli Tanggap Bencana Gempa NTT, berkolaborasi dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan BPBD setempat. Penyaluran tahap kedua berlangsung pada 25 Agustus 2026 melalui BPBD Provinsi Jawa Timur.
Alokasi bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi di posko, yang mencakup:
- 9,5 ton beras
- Lebih dari 1.100 porsi makanan siap saji
- 300 liter minyak goreng
- Lebih dari 500 unit susu formula dan susu siap minum
- Lebih dari 200 unit perlengkapan istirahat (kasur lipat, bantal, sarung, dan terpal)
- Lebih dari 440 paket sanitasi dan kebersihan keluarga (popok bayi, popok lansia, pasta gigi, dan sikat gigi)
Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko SIER Rizka Syafittri Siregar menyampaikan bahwa koordinasi penyaluran dilakukan dengan memastikan akuntabilitas proses serta kesesuaian barang dengan kebutuhan riil para pengungsi.
Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Peran Sosial Kawasan Industri
Direktur Utama Danareksa Ngurah Wirawan menegaskan komitmen holding untuk memfungsikan kawasan industri lebih dari sekadar sentra produksi dan investasi bisnis. Menurutnya, ekosistem kawasan industri yang dikelola harus mampu bertindak sebagai simpul ekonomi yang responsif ketika masyarakat menghadapi situasi sulit, sehingga memperkuat ketahanan sosial secara langsung.
Transformasi ini melengkapi peran utama Danareksa dalam mengembangkan kawasan industri menjadi destinasi investasi berkelas global, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini, Danareksa menaungi tujuh kawasan industri strategis yang tersebar dari Medan hingga Makassar.






