Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Dibuka di Zona Hijau Mengawali Pekan Ini, Naik 0,45 Persen

Uria KilaDiterbitkan 3 Agu 2026 - 13.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Dibuka di Zona Hijau Mengawali Pekan Ini, Naik 0,45 Persen
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengawali perdagangan pada awal pekan ini dengan mencatatkan kinerja yang positif. Pada pembukaan perdagangan hari Senin (3/8), indeks saham utama di bursa domestik tersebut terpantau bergerak meyakinkan di zona hijau. IHSG dilaporkan dibuka mengalami kenaikan sebesar 27,829 poin, yang mencerminkan tingkat penguatan sekitar 0,45 persen. Berkat lonjakan poin pada awal transaksi tersebut, IHSG berhasil menempati posisi di level 6.263,956. Pergerakan positif ini tentunya menjadi sinyal awal yang diperhatikan oleh para investor dan pelaku pasar modal di dalam negeri yang terus memantau dinamika pasar saham sejak bel perdagangan dibunyikan.

Sebelum perdagangan saham resmi dibuka secara reguler, gairah di pasar modal sebenarnya sudah mulai terlihat dengan jelas sejak sesi pra-pembukaan atau yang lazim dikenal dengan istilah preopening. Pada masa transaksi preopening tersebut, pergerakan indeks harga saham gabungan terpantau mengalami apresiasi yang lebih tinggi dibandingkan saat pembukaan reguler. Tercatat bahwa indeks harga saham naik cukup signifikan hingga 36,490 poin, atau mencatatkan tingkat penguatan sebesar 0,59 persen. Kenaikan pada sesi awal ini sempat mengantarkan IHSG menyentuh level 6.272,617, memberikan dorongan optimisme sebelum akhirnya pasar memulai sesi perdagangan reguler secara penuh.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Sentimen positif yang menyelimuti pasar saham dalam negeri pada awal pekan ini tampaknya juga berjalan beriringan dengan kinerja yang menguntungkan dari mata uang garuda di pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan bergerak menguat pada perdagangan hari yang sama. Berdasarkan data referensi yang dihimpun dari Bloomberg pada pukul 08.57 WIB, kurs rupiah terhadap dolar AS berada pada posisi Rp 18.022. Posisi pergerakan mata uang rupiah tersebut secara langsung mencerminkan adanya penguatan nilai tukar sebesar 89,00 poin, atau setara dengan tingkat apresiasi sekitar 0,49 persen jika dibandingkan dengan pergerakan sebelumnya.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Kondisi pasar keuangan domestik yang menghijau ini memperlihatkan dinamika yang cukup bervariasi apabila dikomparasikan dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia secara keseluruhan. Di wilayah Hong Kong, indeks Hang Seng terpantau bergerak selaras dengan arah IHSG, yakni mantap berada di zona hijau. Indeks Hang Seng tercatat sukses membukukan kenaikan sebesar 148,320 poin, atau mengalami penguatan sekitar 0,57 persen. Rentetan kenaikan poin tersebut secara efektif menempatkan indeks Hang Seng pada level 26.024,939 pada sesi perdagangan waktu setempat.

Kendati demikian, tren penguatan yang dialami oleh IHSG di Jakarta dan indeks Hang Seng di Hong Kong ternyata tidak diikuti secara merata oleh sejumlah bursa saham utama lainnya di kawasan Asia, yang justru terjerumus masuk ke dalam zona merah. Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, mengalami tekanan penurunan yang cukup dalam, yakni merosot sebesar 1.247,300 poin atau melemah hingga mencapai 1,94 persen, sehingga mendarat ke level 263.121,500. Sementara itu, di pasar saham China, indeks SSE Composite juga tidak luput dari tekanan koreksi dengan mencatatkan penurunan sebesar 19,280 poin, atau melemah 0,50 persen ke posisi 3.813,340.

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Pelemahan indeks saham di kawasan regional juga merembet ke bursa saham negara tetangga, tepatnya di Singapura. Indeks Straits Times dilaporkan mengalami koreksi tipis dengan penurunan sebesar 4,240 poin atau susut sekitar 0,09 persen, yang kemudian menempatkannya di level 5.623,600. Di tengah berbagai fluktuasi pasar saham global dan regional yang berjalan begitu dinamis ini, aktivitas pemantauan pergerakan saham tetap berjalan secara aktif di tanah air. Salah satu potret aktivitas tersebut terlihat dari kesibukan para karyawan yang tengah mengamati pergerakan harga saham di kantor Profindo Sekuritas yang berlokasi di Jakarta pada hari Senin (6/9).

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGpasar keuanganrupiahBursa SahamBloombergProfindo Sekuritas

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap