Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Jumat (31/7). Indeks mencatatkan kenaikan sebesar 0,80 persen dan parkir di level 6.236,13. Penguatan indeks acuan dalam negeri ini utamanya ditopang oleh saham BBRI, ASII, dan AMMN yang menjadi penyokong utama pergerakan indeks. Di sisi lain, laju penguatan tertahan oleh pelemahan saham BBCA, TLKM, dan ADRO yang menjadi kontributor terbesar terhadap koreksi indeks.
Aktivitas transaksi mencatat aksi jual bersih oleh investor asing atau net sell senilai Rp34,82 miliar di pasar reguler. Sementara itu, jika diakumulasikan di seluruh pasar, investor asing membukukan net sell sebesar Rp250,53 miliar. Dari sisi sektoral, performa pasar cukup solid dengan 10 dari 11 sektor ditutup menguat. Sektor Basic Industry memimpin penguatan dengan kenaikan mencapai 2,54 persen. Sebaliknya, sektor Non-Cyclical menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan tipis sebesar 0,03 persen. Sentimen positif ini sejalan dengan penguatan di bursa Wall Street, di mana indeks Nasdaq naik 1,00 persen, diikuti S&P 500 sebesar 0,70 persen, dan Dow Jones sebesar 0,53 persen. Selain itu, pasar juga sedang mengantisipasi rebalancing indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 yang berlaku efektif sejak 3 Agustus hingga 30 Oktober.








