Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Ilmuwan Pasang Sensor pada Hiu untuk Prediksi Kekuatan Badai

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 00.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ilmuwan Pasang Sensor pada Hiu untuk Prediksi Kekuatan Badai
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Bagaimana cara kita mengetahui seberapa kuat badai yang akan berkembang sebelum menghantam wilayah daratan? Pertanyaan ini sangat penting untuk dijawab guna meminimalkan dampak bencana. Untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut, para ilmuwan di Amerika Serikat mengambil langkah dengan memanfaatkan hewan hiu. Hiu-hiu ini digunakan untuk membantu memprediksi seberapa kuat badai akan berkembang sebelum nantinya menghantam daratan.

Metode pengamatan laut ini sedang aktif dikembangkan oleh para peneliti dari University of Delaware (UD). Dalam penelitian ini, para peneliti dari University of Delaware mengembangkan metode pengamatan dengan cara memasang perangkat sensor pada tubuh hiu. Adapun sensor yang digunakan pada tubuh hiu tersebut merupakan perangkat CTD (conductivity, temperature, depth). Sensor CTD ini dipasang secara hati-hati pada bagian sirip punggung hiu sebelum hewan tersebut dilepaskan kembali ke habitatnya di laut bebas.

Perangkat sensor CTD yang dipasang pada sirip punggung hiu tersebut berfungsi untuk merekam sejumlah kondisi laut yang penting, termasuk suhu air, konduktivitas atau tingkat salinitas, serta kedalaman air. Ketika hiu tersebut berenang hingga mendekati permukaan laut, data kondisi laut yang telah dikumpulkan oleh sensor akan dikirimkan melalui satelit secara langsung kepada para peneliti. Beberapa spesies hiu yang terlibat langsung dalam pelaksanaan penelitian ini meliputi hiu mako sirip pendek, hiu biru, smooth hammerhead, dan juga hiu putih muda.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Data yang dikumpulkan oleh hiu-hiu tersebut sangat membantu para ilmuwan untuk memahami kondisi lapisan atas laut secara lebih baik, termasuk memahami keberadaan cold pool. Informasi mengenai suhu ini sangat penting karena air laut yang hangat dapat memasok energi bagi sistem badai, sedangkan air laut yang lebih dingin dapat membatasi penguatan badai tersebut. Penelitian ini sendiri sepenuhnya mengandalkan data kondisi laut yang dikumpulkan oleh sensor CTD, bukan berdasarkan pada pengamatan terhadap perilaku dari hiu itu sendiri. Jika nantinya terbukti efektif, teknologi ini berpotensi besar membantu meningkatkan prakiraan intensitas badai di sepanjang wilayah pesisir timur Amerika Serikat.

Di sisi lain, penelitian ini juga menyoroti kondisi memprihatinkan yang sedang dihadapi oleh populasi hiu secara global. Berbagai masalah seperti penangkapan ikan secara berlebihan, polusi, serta kerusakan habitat laut telah mendorong sepertiga dari total 500 spesies hiu di dunia ke ambang kepunahan. Selain ancaman tersebut, asidifikasi laut yang disebabkan oleh CO2 juga dapat merusak gigi hiu dan memengaruhi kemampuan berburu mereka di dalam air. Bahkan, gunung-gunung bawah laut atau seamount yang selama ini bertindak sebagai hub atau pusat berkumpulnya bagi hiu dan predator besar lainnya kini ikut terancam oleh aktivitas overfishing dan penggunaan trawl dasar.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Sementara itu, perkembangan positif terkait penelitian hiu juga terjadi di wilayah Indonesia. Bayi hiu paus pertama di Indonesia telah berhasil ditemukan di kawasan Teluk Saleh, NTB. Para peneliti di Indonesia berhasil mengonfirmasi temuan bayi hiu paus (neonatal) di alam liar tersebut dengan ukuran panjang tubuh sekitar 135 hingga 145 sentimeter. Penemuan ini menjadi catatan penting bagi dunia sains di Indonesia dalam memahami siklus hidup dan upaya pelestarian hiu paus.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga MojokertoSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan, Dugaan Utang Bank untuk Lapangan Padel hingga Temuan Ratusan Senjata

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026