Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Indikator Ekonomi Kelas Bawah dan Rentannya Kondisi Finansial Masyarakat

Wahyu SuryaniDiterbitkan 10 Agu 2026 - 00.28 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indikator Ekonomi Kelas Bawah dan Rentannya Kondisi Finansial Masyarakat
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, secara khusus menyoroti adanya penurunan tingkat kemiskinan ekstrem yang terjadi di Indonesia. Meskipun pencapaian ini memberikan sinyal positif bagi pembangunan nasional, pengelompokan kelas sosial dan ekonomi masyarakat masih menjadi topik yang sangat relevan untuk dibahas. Memahami kategori kelas ekonomi, khususnya kelompok kelas bawah, penting untuk mengidentifikasi sejauh mana masyarakat telah benar-benar mencapai kemandirian finansial dan kesejahteraan yang merata di berbagai daerah.

Berdasarkan data yang dirilis oleh GoBankingRates, terdapat lima ciri atau karakteristik utama yang sering kali dikaitkan dengan kelompok masyarakat kelas bawah serta kelas menengah bawah. Salah satu faktor penentu yang paling terlihat adalah jenis pekerjaan yang ditekuni serta tingkat pendapatan yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, hingga petugas kebersihan umumnya menghasilkan tingkat pendapatan yang cenderung lebih rendah. Kondisi ini berbeda dengan posisi manajerial atau pekerjaan spesialis yang memiliki standar upah lebih tinggi. Menurut penjelasan dari Nathan Brunner selaku CEO Salarship, seseorang baru dapat dikategorikan masuk ke dalam kelompok kelas menengah apabila mereka bekerja dalam posisi manajerial atau memiliki keahlian dalam pekerjaan spesialis.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Meskipun demikian, klasifikasi kelas ekonomi berdasarkan profesi ini tidak selalu bersifat kaku atau mutlak. Beberapa profesi seperti guru, perawat, akuntan, hingga pekerja di bidang teknologi informasi dapat berada di kelompok ekonomi yang berbeda-beda. Penentuan kelas ekonomi bagi profesi-profesi tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat senioritas di tempat kerja, keahlian khusus yang dimiliki, kepemilikan sertifikasi profesional, lokasi geografis tempat mereka bekerja, serta jumlah pendapatan riil yang mereka terima. Oleh karena itu, evaluasi terhadap status ekonomi seseorang harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai variabel pekerjaan tersebut.

Dampak nyata dari berada di kelompok kelas bawah ini sangat memengaruhi pola pengeluaran rumah tangga sehari-hari dan tingkat kerentanan finansial mereka. Biaya tempat tinggal menjadi salah satu kebutuhan pokok dengan porsi pengeluaran terbesar yang harus ditanggung oleh rumah tangga dalam kelompok ini. Selain beban biaya hidup yang tinggi, kerentanan finansial mereka juga ditunjukkan dengan tidak adanya dana darurat yang memadai, ketiadaan tabungan jangka panjang, serta belum adanya persiapan dana untuk masa pensiun. Ketiadaan instrumen penyelamat finansial ini membuat kelompok kelas bawah sangat rentan terhadap guncangan ekonomi mendadak.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Untuk mengatasi hambatan tersebut dan mendorong mobilitas ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi, pendidikan sering kali dipandang sebagai jalan keluar utama. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa mahalnya biaya kuliah dan terbatasnya akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas justru menjadi hambatan besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Pada akhirnya, kondisi ekonomi seorang individu merupakan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks. Kondisi tersebut tidak hanya ditentukan oleh tingkat pendapatan semata, melainkan juga dipengaruhi oleh jumlah tanggungan keluarga, biaya hidup di wilayah masing-masing, kepemilikan aset, beban utang, lokasi tempat tinggal, hingga tingkat aksesibilitas terhadap layanan publik yang disediakan oleh pemerintah.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemiskinanEkonomi Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga MojokertoSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan, Dugaan Utang Bank untuk Lapangan Padel hingga Temuan Ratusan Senjata

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026