PT Brantas Abipraya (Persero) melakukan langkah perampingan struktur bisnis di lingkungan anak usahanya, PT Brantas Energi. Langkah penataan ini ditandai dengan penggabungan dua entitas usaha, yakni PT Buana Enjiniring Konsultan (BEK) dan PT Guna Rogate Indah (GRI), ke dalam PT Graha Investama Bersama (GIB).
Penggabungan entitas tersebut resmi disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam keputusan rapat, GIB ditunjuk sebagai entitas penerima penggabungan. Melalui proses ini, seluruh aktiva dan pasiva milik BEK serta GRI beralih secara hukum ke GIB, sementara status badan hukum BEK dan GRI resmi berakhir.
Perkuat Struktur Modal dan Sinergi Bisnis
Manajemen perseroan menyampaikan keterangan resmi pada Jumat (4/9/2026) terkait pengesahan Rancangan Penggabungan, konsep Akta Penggabungan, dan perubahan Anggaran Dasar GIB. Aksi korporasi ini turut memperkuat permodalan GIB, di mana modal ditempatkan dan disetor meningkat dari Rp163,94 miliar menjadi Rp194,20 miliar.
BTN Tunggu Aturan BP Tapera untuk Salurkan KPR Tenor 40 Tahun

Direktur Pengembangan Bisnis, Human Capital & Legal PT Brantas Abipraya (Persero), Purnomo, menjelaskan bahwa konsolidasi internal ini merupakan bagian dari program streamlining anak perusahaan. Kebijakan tersebut berjalan selaras dengan agenda transformasi yang diinstruksikan oleh Badan Pengelola (BP) BUMN serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Penataan portofolio ini juga menindaklanjuti arahan COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam pertemuan pada 2 September 2026. Arahan tersebut menggarisbawahi urgensi penataan struktur dan penajaman fokus bisnis agar entitas BUMN dapat beroperasi lebih sehat serta memiliki daya saing tinggi.
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menambahkan bahwa penggabungan BEK dan GRI ke dalam GIB dirancang untuk memangkas kompleksitas organisasi dan membangun struktur bisnis yang lebih ringkas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat integrasi operasional di seluruh ekosistem Brantas Abipraya.
Penetapan Pengurus Baru GIB
Selain menyetujui penggabungan usaha dan perubahan anggaran dasar, RUPSLB menetapkan susunan kepengurusan baru di tubuh GIB yang mulai berlaku efektif per 4 September 2026. Pemegang saham mengangkat Satria Gunawan sebagai Komisaris dan mempercayakan posisi Direktur kepada Joko Widiyantoro guna memimpin operasional entitas hasil penggabungan.






