Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Nasional

Kabut Asap Memburuk, Jam Sekolah di Palangka Raya Mulai Dipangkas

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 31 Jul 2026 - 01.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kabut Asap Memburuk, Jam Sekolah di Palangka Raya Mulai Dipangkas
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kualitas udara di wilayah Kota Palangka Raya dan daerah sekitarnya dilaporkan terus mengalami pemburukan akibat dampak langsung dari kabut asap. Fenomena kabut asap yang semakin pekat ini bersumber dari rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan, atau yang secara umum dikenal dengan sebutan karhutla, yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi lingkungan yang dipenuhi oleh polusi asap ini tidak hanya menurunkan jarak pandang secara drastis, tetapi juga mulai memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap berbagai aktivitas harian warga setempat. Salah satu sektor yang merasakan imbas paling nyata dan langsung dari fenomena lingkungan ini adalah sektor pendidikan, khususnya pada keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di setiap jenjang sekolah yang berlokasi di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Merespons situasi kondisi udara yang kurang bersahabat tersebut, sejumlah satuan pendidikan di Kota Palangka Raya kini mulai mengambil langkah penyesuaian yang cepat. Berdasarkan laporan yang mengutip dari detikKalimantan, langkah utama yang saat ini diambil oleh pihak sekolah adalah menyesuaikan jam belajar para siswa yang berada di kelas. Selain pengurangan durasi belajar, berbagai kegiatan yang lazimnya dilaksanakan di luar ruangan juga terpaksa dihentikan untuk sementara waktu. Keputusan penyesuaian operasional sekolah ini diambil semata-mata demi melindungi kesehatan fisik para peserta didik agar tidak terpapar secara langsung oleh kabut asap karhutla, yang diketahui membawa partikel berbahaya dan berisiko tinggi mengganggu sistem pernapasan manusia.

Penerapan kebijakan penyesuaian jam belajar serta penghentian aktivitas luar ruangan ini tentu saja tidak dilakukan tanpa adanya dasar hukum yang jelas. Langkah-langkah strategis tersebut secara resmi mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 400.3.5.1/2939/Disdik.SD/VII/2026. Dokumen surat edaran ini diterbitkan secara khusus oleh otoritas pendidikan setempat untuk mengatur pedoman serta langkah-langkah taktis yang harus diambil oleh setiap satuan pendidikan selama kualitas udara di wilayah mereka terdeteksi berada pada kategori tidak sehat. Melalui pedoman tertulis ini, diharapkan setiap sekolah memiliki standar penanganan yang selaras dan terpadu dalam menghadapi krisis kabut asap yang sedang berlangsung.

Baca Juga

Demi Persija vs Persib, The Jakmania Rela Datang dari Luar Jakarta

Demi Persija vs Persib, The Jakmania Rela Datang dari Luar Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai implementasi kebijakan tersebut di lapangan. Pada hari Kamis (30/7), Jayani menyatakan bahwa masing-masing sekolah diberikan keleluasaan serta kewenangan penuh untuk mengatur durasi pembelajaran harian para siswa. Kewenangan ini secara sengaja diberikan agar setiap satuan pendidikan dapat menyesuaikan jadwal belajar mengajar dengan kondisi kualitas udara yang terjadi di lingkungan sekitar wilayah sekolah masing-masing, mengingat tingkat keparahan kabut asap bisa saja berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Langkah antisipatif ini diambil sebagai bentuk perlindungan agar para peserta didik, tenaga pendidik atau guru, serta seluruh warga sekolah lainnya dapat terhindar dari dampak terburuk paparan asap karhutla.

Lebih jauh lagi, surat edaran dari Dinas Pendidikan tersebut juga mengatur secara rinci mengenai pembatasan berbagai aktivitas fisik di luar kelas. Seluruh rutinitas di luar ruangan, mulai dari pelaksanaan upacara bendera, kegiatan senam bersama, praktik olahraga, hingga berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler, dapat ditiadakan untuk sementara waktu apabila kondisi udara dinilai tidak sehat. Khusus untuk pelaksanaan mata pelajaran pendidikan jasmani, pihak sekolah diminta dengan tegas untuk memindahkan seluruh kegiatan ke dalam ruangan tertutup. Pemindahan lokasi belajar ini bertujuan agar proses transfer ilmu dan pembelajaran praktik tetap dapat berlangsung secara optimal tanpa harus mengabaikan faktor keselamatan serta kesehatan para siswa di tengah kepungan asap.

Baca Juga

3 Pengeroyok Bambang Setiawan 27 Agustus Ditangkap di Babakan Madang

3 Pengeroyok Bambang Setiawan 27 Agustus Ditangkap di Babakan Madang

Sebagai tambahan upaya preventif guna menjaga kesehatan warga sekolah, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya juga terus mengimbau seluruh elemen sekolah untuk selalu mengenakan masker, terutama saat mereka terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker ini dinilai sebagai langkah perlindungan diri yang krusial guna meminimalkan risiko terjadinya gangguan pada saluran pernapasan akibat menghirup kabut asap yang pekat. Pada akhirnya, pihak Dinas Pendidikan juga memastikan bahwa seluruh kebijakan penyesuaian jam belajar dan pembatasan aktivitas ini hanya bersifat sementara waktu. Apabila nanti kualitas udara telah menunjukkan tren perbaikan dan kembali pada taraf normal, seluruh kegiatan belajar mengajar serta aktivitas sekolah lainnya akan segera kembali dilaksanakan seperti sedia kala.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan TengahPalangka RayaKabut AsapKarhutladinas pendidikan

Berita Terbaru Lainnya

Sertifikasi Pajak untuk Fresh Graduate Ini Bisa Jadi Nilai Plus Cari KerjaTempat Fitnes Tutup, Konsumen Rugi Rp 8,46 Miliar!Dentuman Keras & Kilatan Cahaya di Gorontalo, BMKG, Bukan GempaBantuan 19 Ton Dikirim untuk Korban Gempa NTTPria 36 Tahun Jadi Miliarder Berkat Bisnis Robot Humanoid, Kekayaan Tembus Rp 151 TriliunBesok Serbu Transmart Full Day Sale! Pesta Diskon Meriah 50% + 20%Ayah di Subang Ditangkap Polisi, Diduga Perkosa Anak Kandung Selama 4 TahunCara Pengusaha Menghadapi Risiko Bencana Alam dan Perubahan Iklim

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap