TNI Angkatan Laut memastikan kapal induk Giuseppe Garibaldi akan langsung dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setibanya di Indonesia. Pengerahan kapal induk pertama milik Indonesia ini merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan bencana.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa kapal buatan Italia tersebut akan difungsikan sebagai pangkalan operasi bagi helikopter dan drone pendukung penanggulangan karhutla. Saat ini, posisi kapal Garibaldi dilaporkan telah berada di kawasan Laut Arab dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 17 September 2026 jika tidak menemui hambatan.
Pekerja Toko di Sepaku Ditangkap Diduga Curi Uang Rp85 Juta Milik Bos

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memaparkan rencana kedatangan kapal tersebut saat memimpin rapat terbatas mengenai penanganan bencana melalui konferensi video di Jakarta pada Senin (7/9). Prabowo menyatakan armada tersebut akan menjalani proses pembaruan dan modifikasi (refurbish) agar optimal difungsikan sebagai kapal induk pengangkut helikopter dan drone militer.
Mobil Damkar Terguling Saat Menuju Lokasi Kebakaran, 1 Petugas Tewas

Nantinya, Garibaldi direncanakan mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah dengan kemampuan setara Black Hawk dan Mi-17. Armada helikopter yang beroperasi dari kapal ini disiapkan membawa muatan air sekitar 4 hingga 5 ton untuk mendukung operasi pemadaman titik api secara cepat di berbagai wilayah perairan dan pesisir Indonesia.






