Sebuah mobil milik Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Tajuia-Kayubauk, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WITA tersebut mengakibatkan seorang petugas tewas di lokasi kejadian.
Kecelakaan bermula saat armada Damkar tengah melaju menuju wilayah Kayubauk untuk memadamkan kebakaran lahan setelah menerima laporan warga. Mobil tersebut mengangkut lima orang personel, dengan rincian dua orang di kabin depan (sopir dan seorang petugas) serta tiga personel lainnya menumpang di bagian belakang atas tangki air.
Saat melintasi medan jalan yang menanjak, armada Damkar tersebut diduga tidak kuat menanjak hingga kehilangan tenaga. Kendaraan kemudian bergerak mundur tak terkendali di luar kendali pengemudi.
Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

Melihat kendaraan terus meluncur ke belakang, tiga petugas yang berada di atas tangki berupaya menyelamatkan diri sekaligus mencoba menahan laju kendaraan dengan melompat turun. Namun nahas, mobil pemadam tersebut akhirnya terbalik dan menimpa salah satu petugas, Hendra Ekaputra (33), hingga meninggal dunia seketika di tempat kejadian. Dua petugas lain yang ikut melompat dari tangki berhasil selamat.
Jenazah Hendra telah dievakuasi ke Puskesmas Bontomatene untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. Sementara itu, bangkai armada Damkar yang terguling masih berada di lokasi kejadian menunggu kedatangan alat berat guna proses evakuasi.
Foto, 2 Kali Gempa Erupsi, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Terus Dipantau

Kepolisian setempat telah mengamankan lokasi dan mencatat peristiwa ini sebagai kecelakaan tunggal. Penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti gagalnya kendaraan di tanjakan dan merinci kronologi lengkap insiden maut tersebut.






