Peristiwa kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis membawa dampak langsung terhadap sistem transportasi ibu kota. Musibah ini merusak fasilitas vital di lantai 16, yang merupakan lokasi Command Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Akibatnya, sistem otomatisasi pemantauan dan pengaturan lalu lintas kota mengalami gangguan signifikan, memaksa pemerintah daerah mencari solusi cepat demi mencegah kemacetan total.
Command Center Dishub yang berada di lantai 16 gedung tersebut memegang peran yang sangat vital dalam urat nadi mobilitas Jakarta. Dalam kondisi normal, fasilitas canggih ini berfungsi untuk memantau dan mengatur arus transportasi secara otomatis di berbagai penjuru kota, termasuk mengoordinasikan pergerakan kendaraan tamu VVIP yang memerlukan jalur khusus. Akibat kebakaran ini, kendali otomatis tersebut terputus. Gangguan pada fasilitas utama ini berpotensi memengaruhi pengaturan lampu lalu lintas (traffic lights) di sejumlah persimpangan yang biasanya dikendalikan secara jarak jauh (remote). Selama masa pemulihan yang tidak sebentar, sistem pengaturan transportasi tidak akan terintegrasi sepenuhnya seperti kondisi normal, memicu kekhawatiran terjadinya penumpukan kendaraan di titik-titik rawan macet.








