Berapa luas lahan yang hangus akibat kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang dan bagaimana proses pemadamannya saat ini? Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo kini menjadi perhatian setelah api membakar area yang cukup luas dan memaksa otoritas setempat menutup akses pendakian.
Berikut rangkuman informasi resmi terkait situasi, kendala di lapangan, serta langkah penanganan yang sedang berjalan.
Berapa Luas Lahan yang Terdampak Kebakaran?
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Tahura Raden Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang, diperkirakan telah menghanguskan sekitar 146 hektare lahan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menjelaskan bahwa angka 146 hektare tersebut masih merupakan estimasi sementara. Pengukuran dan verifikasi luasan pasti baru akan dilakukan setelah seluruh operasi pemadaman di lapangan tuntas.
Eka Yogaswara Mohon Perlindungan Presiden Soal Tanah Tendean 41, Duduk Perkara dan Riwayat Sengketa

Mengapa Pemadaman Jalur Darat Mengalami Kesulitan?
Petugas di lapangan menghadapi tantangan berat berupa medan yang curam. Sisa titik api berada di area lereng menuju Puncak Arjuno dengan tingkat kemiringan mencapai 60 hingga 70 derajat, sehingga sangat sulit dijangkau melalui operasi darat.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, operasi penanganan beralih menggunakan strategi udara (water bombing):
- Satu unit helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkapasitas 1.000 liter dikerahkan ke lokasi.
- Pasokan air untuk pemadaman udara diambil dari titik strategis, meliputi kolam Kaliandra, kawasan Taman Safari, serta tandon air BPBD Pasuruan di Lapangan Kaliandra.
Bagaimana Kondisi Titik Api Saat Ini?
Upaya pemadaman gabungan telah membuahkan hasil di beberapa sektor. Titik api di kawasan Kembar 1, Kembar 2, dan sekitar Lapangan Kotak dilaporkan sudah padam.
Fokus operasi pemadaman kini diarahkan pada satu titik api tersisa yang masih berada di lereng curam Puncak Arjuno.
Studi Ungkap Kesenjangan Harapan Hidup dan Harapan Hidup Sehat di Dunia

Apa Penyebab Kebakaran dan Kapan Jalur Pendakian Dibuka Kembali?
Karhutla di kawasan Tahura Raden Soerjo mulai terdeteksi sejak Selasa (18/8). Kemunculan api diduga berkaitan dengan aktivitas manusia, meski pihak berwenang belum memastikan apakah peristiwa tersebut dipicu oleh kesengajaan atau kelalaian.
Sebagai langkah mitigasi dan keselamatan, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara sejak Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini tertuang dalam surat pengumuman resmi UPT Tahura Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.
Terkait dampak kerusakan ekosistem dan habitat satwa, Dinas Kehutanan Jawa Timur menyatakan evaluasi baru akan dijalankan setelah fokus pemadaman selesai sepenuhnya.






