Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menuntaskan asesmen terkait peristiwa kebakaran lahan yang terjadi secara masif di lima lokasi berbeda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Insiden yang berlangsung hampir bersamaan pada Selasa (15/9) tersebut menghanguskan total lahan seluas 1.550 meter persegi sebelum berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh personel gabungan pada pukul 14.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan pada Rabu (16/9) bahwa sebaran titik api meliputi tiga kejadian di Kecamatan Cilaku, satu kejadian di Kecamatan Sukaluyu, dan satu kejadian di Kecamatan Cugenang.
Kebakaran di Kosambi 7 Jam Belum Padam, Sumber Air Jadi Kendala

Berdasarkan data rincian hasil asesmen lapangan BPBD Cianjur, sebaran kebakaran lahan tersebut mencakup:
- Jalan Raya Sukabumi KM 5 (depan Perumahan Bayubud Regency), Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku: sekitar 1.000 meter persegi.
- Kampung Kebion Jeruk, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku: sekitar 150 meter persegi.
- Desa Cibinonghilir, Kecamatan Cilaku: sekitar 100 meter persegi.
- Kampung Cibadak RT 01/05, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu: sekitar 100 meter persegi.
- Kampung Pasir Gadung, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang: sekitar 200 meter persegi.
Petugas di lapangan mengidentifikasi bahwa pemicu kebakaran lahan tersebut dimungkinkan akibat kombinasi faktor alam serta kelalaian manusia. Di Desa Cibinonghilir, kebakaran terkonfirmasi dipicu oleh faktor alam.
Buron 2 Tahun, Eks Anggota DPRD Empat Lawang Ditangkap

Menyikapi kondisi kemarau panjang yang masih berlangsung, BPBD Kabupaten Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan dengan rutin memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG. Petugas piket disiagakan penuh untuk mempercepat respons penanganan di lapangan, baik dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan lanjutan maupun potensi krisis air bersih di wilayah Cianjur.






