Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Kebakaran Lahan di Kawah Wadon Gunung Gede Hanguskan Enam Hektare, Ratusan Petugas Bekerja Manual

Rimba NainggolanDiterbitkan 10 Agu 2026 - 02.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Lahan di Kawah Wadon Gunung Gede Hanguskan Enam Hektare, Ratusan Petugas Bekerja Manual
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Upaya pemadaman kebakaran lahan di kawasan Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih terus berlangsung hingga memasuki hari kedua pada Minggu (9/8). Kebakaran hebat yang melanda kawasan kawah Wadon tersebut dilaporkan telah menghanguskan lahan dengan luas mencapai sekitar enam hektare. Untuk mengatasi kobaran api yang terus berkobar, sekitar 150 petugas gabungan beserta relawan dikerahkan ke lokasi kejadian. Mereka semua saling bekerja sama dan berupaya keras untuk melokalisasi titik-titik api agar kebakaran tidak semakin meluas ke area hutan lainnya di sekitar gunung tersebut.

Tim gabungan yang diterjunkan ke lapangan untuk menangani kebakaran di kawah Wadon ini terdiri dari berbagai unsur penting. Personel yang terlibat meliputi anggota TNI, Polri, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur. Tidak hanya dari instansi pemerintah dan aparat keamanan, aksi penyelamatan lingkungan ini juga dibantu oleh puluhan relawan, baik yang tergabung dalam berbagai organisasi kemasyarakatan maupun para sukarelawan perorangan yang peduli terhadap kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Keterlibatan ratusan personel ini dikonfirmasi langsung oleh salah satu petugas dari BPBD Cianjur, Ombing. Ia membenarkan bahwa sekitar 150 orang petugas gabungan dan relawan masih terus berjibaku di lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Ombing menjelaskan bahwa seluruh tim di lapangan terus berjuang keras menghalau perambatan api agar dampaknya tidak terus menjalar dan meluas ke area vegetasi lain yang ada di sekitarnya. Kerja keras para petugas ini sangat krusial mengingat kondisi di lapangan yang penuh dengan tantangan berat.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Proses pemadaman kebakaran di kawasan kawah Wadon Gunung Gede ini memang menghadapi berbagai kendala yang cukup signifikan di lapangan. Salah satu hambatan utama adalah metode pemadaman yang terpaksa harus dilakukan secara manual oleh para petugas dan relawan. Hal ini dikarenakan lokasi titik api berada di area yang sangat sulit untuk dijangkau oleh kendaraan pemadam maupun peralatan berat. Hambatan tersebut semakin diperparah dengan banyaknya pepohonan kering di sekitar kawah yang sangat mudah terbakar, sehingga api dengan cepat mendapat bahan bakar untuk terus berkobar.

Selain kendala aksesibilitas lokasi dan banyaknya vegetasi yang mengering, faktor cuaca juga menjadi tantangan yang sangat berat bagi tim pemadam. Sejak pagi hingga petang hari, angin kencang dilaporkan terus bertiup di kawasan puncak Gunung Gede. Embusan angin yang sangat kuat ini membuat kobaran api dengan sangat cepat menjalar ke lahan-lahan lain di sekitarnya. Kondisi angin kencang ini membuat upaya manual yang dilakukan oleh sekitar 150 petugas gabungan menjadi jauh lebih sulit dan memerlukan kewaspadaan yang sangat tinggi.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Mengenai penyebab terjadinya kebakaran ini, Juru Bicara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Ade Bagja, memberikan penjelasan resmi berdasarkan hasil penelusuran awal. Menurut Ade Bagja, peristiwa kebakaran di kawah Wadon tersebut diduga kuat dipicu oleh faktor alam. Suhu panas yang cukup tinggi di sekitar kawah Wadon menjadi penyebab utama mengeringnya rumput dan pepohonan di kawasan tersebut. Suhu ekstrem ini kemudian menyulut rumput dan pohon yang telah mengering hingga akhirnya menimbulkan kobaran api yang membakar lahan seluas enam hektare tersebut.

Ade Bagja juga menegaskan bahwa sebelum kebakaran tersebut terdeteksi dan pecah, sama sekali tidak ada aktivitas manusia di kawasan kawah Wadon. Ketiadaan aktivitas manusia di area tersebut memperkuat kesimpulan awal bahwa kebakaran ini murni disebabkan oleh faktor alam dan suhu panas ekstrem, bukan karena kelalaian atau kesengajaan manusia. Hingga saat ini, dengan segala keterbatasan yang ada, sekitar 150 petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar Cianjur, BPBD Cianjur, beserta puluhan relawan masih terus bertahan dan berupaya memadamkan sisa-sisa api secara manual demi menyelamatkan kawasan Gunung Gede.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kebakaran lahanTNGGP

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026