Kebakaran melanda kawasan permukiman warga dan sebuah gedung kosong di Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026). Peristiwa tersebut membawa dampak besar bagi masyarakat setempat, dengan total sebanyak 114 rumah dilaporkan terdampak oleh kobaran api. Selain kerugian pada ratusan unit hunian, insiden ini juga berdampak terhadap 880 jiwa yang mencakup 310 kartu keluarga (KK).
Peristiwa kebakaran ini awalnya dilaporkan oleh warga kepada pihak pemadam kebakaran (damkar) pada pukul 13.40 WIB. Merespons laporan tersebut, tim damkar segera bergerak ke lokasi dan memulai operasi pemadaman pada pukul 13.46 WIB guna melokalisasi kobaran api di permukiman serta bangunan yang terbakar.
Ramalan Shio Tikus dan Kerbau Selasa, 1 September 2026 Navigasi Energi di Awal Bulan

Setelah dilakukan upaya pemadaman, kobaran api di area permukiman warga berhasil dikendalikan sepenuhnya. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa penanganan di sisi permukiman warga telah berstatus clear sekitar pukul 18.00 WIB, sehingga area permukiman kini dinyatakan berstatus hijau atau padam. Kendati demikian, personel damkar masih tetap disiagakan di lokasi untuk berjaga-jaga.
Tim Formatur Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan Baru PBNU

Sementara itu, untuk bangunan gedung kosong yang turut dilanda api, petugas melanjutkan proses penanganan ke tahap pendinginan atau overhaul. Langkah pembongkaran dilakukan oleh petugas guna memeriksa bagian dalam bangunan, mengantisipasi adanya timbunan bara api yang terperangkap agar tidak kembali menyala.






