Karakteristik operasional sektor industri yang kerap berpindah dan membutuhkan penyesuaian fasilitas secara dinamis membuka peluang pasar baru bagi penyedia ruang modular dan prefabrikasi di Indonesia. Konsep bangunan yang dapat dirakit, dipindahkan, dan disesuaikan kian dilirik sebagai alternatif praktis dibandingkan metode konstruksi konvensional.
Kebutuhan fasilitas operasional dan hunian di lokasi proyek pertambangan, perkebunan, hingga konstruksi umumnya tidak selalu bersifat permanen di satu titik. Pembangunan dengan cara konvensional kerap memakan waktu serta proses yang relatif panjang, sementara kebutuhan di lapangan menuntut kecepatan instalasi dan fleksibilitas tata ruang.
Dalam ajang pameran Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, HAMURE, merek penyedia modular and prefabricated space solutions dari PT Sinar Bintang Mulia, memperkenalkan ragam solusi ruang untuk menanggapi dinamika industri tersebut.
Pemerintah Dorong Efisiensi dan Transformasi Industri Nasional di IEE Engineering Week 2026

Commercial Director HAMURE Irhandy Yaputra menjelaskan bahwa sektor industri saat ini tidak hanya memerlukan bangunan yang cepat berdiri, tetapi juga memiliki fleksibilitas tinggi terhadap perkembangan operasional.
"Dengan sistem modular, ruang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, dipindahkan ketika lokasi proyek berubah, bahkan diperluas atau dikurangi sesuai perkembangan operasional," ujar Irhandy.
Solusi Komponen Prefabrikasi di Lokasi Proyek
Sistem modular bekerja dengan memproduksi komponen bangunan terlebih dahulu di pabrik sebelum kemudian dirakit secara langsung di lokasi proyek. Skema ini membantu mempercepat kesiapan fasilitas kerja maupun akomodasi pekerja tambang dan perkebunan yang sering kali berada di wilayah terpencil.
Pasar Otomotif Tumbuh, ACC dan TAF Targetkan Pembiayaan 500 Unit Kendaraan di GIIAS Bandung 2026

Pada pameran tersebut, HAMURE memamerkan lini produk modular seperti Expandable House, Detachable House dalam varian satu maupun dua lantai, serta Portable Toilet. Portofolio produk lainnya mencakup Apple Cabin, Mountain House, dan Folding House yang dirancang untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan, konstruksi, perindustrian, hingga properti dan hospitalitas.
Selain menyasar area operasional proyek lapangan atau fasilitas kamp pekerja, teknologi ruang prefabrikasi ini juga mulai dikembangkan untuk menunjang aktivitas komersial dan gaya hidup, seperti pendirian kafe, studio, dan ruang serbaguna mandiri.






