Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Berita

Kemenhub Siapkan Evaluasi Operator KMP Mutiara Sentosa II Usai Investigasi KNKT

Yolanda TobanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenhub Siapkan Evaluasi Operator KMP Mutiara Sentosa II Usai Investigasi KNKT
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Kementerian Perhubungan merencanakan evaluasi terhadap operator KMP Mutiara Sentosa II menyusul insiden kebakaran yang melanda kapal tersebut di perairan utara Sumenep, Jawa Timur. Rencana langkah evaluasi ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
di Surabaya pada Senin (3/8/2026) dini hari. Dalam keterangannya, pemerintah menegaskan bahwa proses evaluasi terhadap pihak operator pelayaran akan dilaksanakan setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan seluruh tahapan investigasi terkait peristiwa kebakaran kapal tersebut. Evaluasi ini dipersiapkan sebagai serangkaian tindakan pemerintah guna menelaah kinerja operator dan memastikan aspek keselamatan pelayaran setelah terjadinya kecelakaan di laut.

Perhatian intensif terhadap KMP Mutiara Sentosa II dilatarbelakangi oleh rekam jejak insiden yang pernah dialami oleh armada tersebut sebelumnya. Berdasarkan laporan yang didapatkan oleh pemerintah, kapal tersebut tercatat telah dua kali mengalami peristiwa kebakaran. Dengan adanya perulangan kejadian kebakaran pada kapal yang sama, evaluasi kinerja operator dipandang sebagai langkah krusial oleh Kementerian Perhubungan. Meski demikian, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa hal yang paling utama saat ini adalah menantikan hasil investigasi KNKT guna mengetahui sebab-sebab pasti dari kebakaran tersebut. Hasil analisis serta temuan dari investigasi KNKT nantinya akan dijadikan sebagai pelajaran penting bagi pemerintah, sekaligus menjadi landasan utama dalam melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan pelayaran yang bersangkutan.

Sembari menunggu selesainya investigasi dari KNKT untuk pelaksanaan evaluasi operator, Kementerian Perhubungan saat ini masih memprioritaskan upaya penanganan di lapangan, khususnya pencocokan data manifes dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi. Prioritas ini dijalankan mengingat kondisi di lapangan yang masih berlangsung, di mana pada saat perencanaan evaluasi tersebut dipersiapkan, masih terdapat kapal penyelamat yang belum tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Proses verifikasi dan pencocokan antara data manifes resmi dan jumlah korban yang dievakuasi terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Kementerian Perhubungan untuk memastikan seluruh penumpang yang berada di dalam kapal telah teridentifikasi dengan baik.

Baca Juga

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Dalam proses pencocokan data di lapangan, Kementerian Perhubungan menemukan adanya perbedaan antara catatan manifes resmi kapal dan kondisi faktual dari para korban yang dievakuasi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa perbedaan antara data di dalam manifes dan kondisi riil di lapangan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya penumpang yang membatalkan perjalanan namun tidak diikuti dengan pembaruan data pada manifes kapal. Ketidaksesuaian data akibat pembatalan perjalanan tanpa disertai pembaruan manifes ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses validasi jumlah penumpang aktual saat proses evakuasi dan pendataan berlangsung.

Selain persoalan data penumpang yang membatalkan perjalanan tanpa pembaruan manifes, tim di lapangan juga menemukan adanya penumpang anak-anak yang tidak terdata secara resmi. Dalam pemeriksaan dan pendataan korban evakuasi, ditemukan lima anak yang belum tercatat di dalam manifes perjalanan KMP Mutiara Sentosa II. Temuan mengenai lima anak yang tidak masuk dalam daftar manifes ini menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara pelayaran. Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dan kepatuhan operator dalam mencatat setiap individu yang naik ke atas kapal sebelum proses penyeberangan dimulai, tanpa ada yang terlewatkan.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Menteri Perhubungan menegaskan bahwa pencatatan seluruh penumpang dalam manifes pelayaran memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem transportasi laut. Pencatatan yang akurat sangat krusial untuk menjamin hak korban apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan dalam perjalanan. Selain aspek jaminan hak korban, keakuratan data manifes juga sangat menentukan ketersediaan perlengkapan keselamatan di atas kapal. Dengan adanya pencatatan yang tepat dan menyeluruh, termasuk pendataan terhadap penumpang anak-anak, pihak penyelenggara pelayaran dapat memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan yang sesuai dengan kondisi faktual di atas kapal, termasuk ketersediaan jaket pelampung khusus untuk anak-anak.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PerhubunganSumenepPelabuhan Tanjung PerakKMP Mutiara Sentosa IIKNKTDudy Purwagandhi

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap