Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Sosial & Hukum

Kemensos Tawarkan Sekolah Rakyat bagi Anak Korban Pengeroyokan di Bali

Togar SiregarDiterbitkan 28 Jul 2026 - 18.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemensos Tawarkan Sekolah Rakyat bagi Anak Korban Pengeroyokan di Bali
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kementerian Sosial Republik Indonesia mengambil langkah cepat dalam merespons peristiwa pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial KD di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Pria tersebut meninggal dunia akibat diamuk massa usai mencuri ayam. Menyikapi kondisi keluarga yang ditinggalkan, tim khusus dari Kementerian Sosial langsung diterjunkan ke lapangan guna melakukan asesmen menyeluruh. Pendekatan ini dilakukan secara hati-hati mengingat istri beserta anak-anak mendiang masih berada dalam suasana duka yang mendalam akibat kehilangan tersebut.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Gus Ipul
, memberikan pernyataan resmi pada Selasa, 28 Juli 2026, terkait intervensi pemerintah terhadap keluarga korban. Gus Ipul memaparkan bahwa berdasarkan hasil penilaian awal, keluarga mendiang KD tergolong sebagai keluarga kurang mampu yang sangat layak menerima bantuan. Fokus utama dari Kementerian Sosial saat ini adalah memastikan hak pendidikan anak-anak korban tidak terputus. Oleh karena itu, pemerintah menawarkan fasilitas pendidikan di
Sekolah Rakyat
bagi dua anak KD yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selain menjamin keberlanjutan pendidikan, pendampingan psikososial menjadi prioritas kementerian guna memulihkan kondisi mental keluarga. Langkah ini diambil setelah diketahui bahwa anak korban sempat menangis histeris ketika menyaksikan jasad sang ayah dibopong seusai insiden pengeroyokan. Gus Ipul mengonfirmasi bahwa kementeriannya telah mengirimkan tim khusus yang didampingi oleh psikolog ke kediaman keluarga KD. Meskipun tim sudah mulai membuka ruang dialog dengan istri dan anak korban, proses komunikasi masih dibatasi untuk menghormati masa berkabung yang sedang mereka jalani.

Baca Juga

DPRD Banten Desak Dindikbud Cari Solusi Usai Tujuh SMA Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis

DPRD Banten Desak Dindikbud Cari Solusi Usai Tujuh SMA Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis

Dari perspektif data kesejahteraan sosial, Gus Ipul menjelaskan bahwa keluarga mendiang KD saat ini tercatat masuk dalam kategori desil dua, yang merepresentasikan kelompok masyarakat miskin. Untuk memastikan keakuratan data serta ketepatan penyaluran bantuan lanjutan, Kementerian Sosial sedang melakukan proses pemutakhiran data yang berkoordinasi langsung dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Evaluasi ulang ini bertujuan untuk mengonfirmasi posisi pasti keluarga tersebut, apakah tetap berada di desil dua atau justru masuk ke dalam kategori desil satu yang berarti sangat miskin. Rencana ke depan, pemerintah juga akan menyusun program pemberdayaan atau bantuan sosial bagi orang tua korban.

Berdasarkan catatan resmi Kementerian Sosial, keluarga KD sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima manfaat berbagai program jaring pengaman sosial dari pemerintah. Mereka tercatat menerima bantuan sosial berupa sembako yang telah disalurkan sejak bulan Januari 2024. Tidak hanya itu, keluarga ini juga sudah terdata secara resmi sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PB-JKN) terhitung sejak bulan Maret 2025.

Baca Juga

KPAI Desak Perlindungan Anak Korban Pengeroyokan Kasus Pencurian di Tabanan

KPAI Desak Perlindungan Anak Korban Pengeroyokan Kasus Pencurian di Tabanan

Sementara itu, dari sisi penegakan hukum, aparat kepolisian terus memproses kasus pengeroyokan yang berujung pada hilangnya nyawa KD. Kepolisian Resor (Polres) Tabanan telah menetapkan lima orang warga laki-laki sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan maut ini, yakni mereka yang berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menegaskan bahwa penetapan status tersangka tersebut diputuskan setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian pemeriksaan dan interogasi intensif di Kepolisian Sektor (Polsek) Baturiti.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati juga memaparkan perkembangan penyidikan lebih lanjut terkait barang bukti. Guna melengkapi berkas perkara, petugas kepolisian telah menyita sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian. Barang bukti yang disita oleh penyidik meliputi pakaian milik para tersangka serta alat yang digunakan untuk menganiaya korban hingga tewas, yaitu sebatang besi dan sebatang bambu.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gus IpulSekolah Rakyatpengeroyokanbantuan sosialKemensosTabanan

Berita Terbaru Lainnya

Rupiah Melemah ke Posisi Rp18.060 di Tengah Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaIHSG Melemah di Tengah Mundurnya Gubernur BI dan Tekanan Sentimen GlobalKomisaris Kimia Farma Sumarjati Arjoso Tutup UsiaIHSG Dibuka Melemah ke Level 6.174 dan Rupiah Anjlok ke Rp 18.060 per Dolar ASProyeksi Pergerakan Rupiah di Bawah Kendali Pelaksana Tugas Gubernur Bank IndonesiaPenyelidikan Kematian Sutrimo di Halaman Klinik Mordent Kebayoran BaruPesan Profesionalitas Militer dalam Peringatan 30 Tahun KudatuliKPK Pastikan Tidak Ada Keistimewaan bagi Febrie Adriansyah di Rutan Merah Putih

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap