Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi telah menetapkan sebanyak 46.160 orang lulusan perguruan tinggi sebagai peserta yang lolos dalam Program Pemagangan Nasional 2026 batch 1 angkatan kedua. Langkah penetapan resmi ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para lulusan. Pengumuman ketetapan resmi mengenai para peserta yang lolos tersebut disampaikan secara langsung dalam kegiatan Kick Off dan Orientasi Program Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2. Acara orientasi bagi para peserta ini diselenggarakan di kantor Kemnaker yang berlokasi di Jakarta Selatan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam agenda kick off dan orientasi tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, turut hadir untuk memberikan sambutan serta pengarahan. Berdasarkan pemaparan data yang disampaikan dalam acara tersebut, minat para lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program ini sangatlah tinggi. Tercatat, jumlah pendaftar yang melakukan registrasi untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional 2026 batch 1 angkatan kedua ini mencapai angka yang sangat besar, yaitu sebanyak 732.483 orang. Setelah dilakukan proses pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan administratif, sebanyak 244.982 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat atau berstatus eligible.
Setelah melewati tahapan pemeriksaan persyaratan awal, proses seleksi berlanjut ke tahapan pengajuan lamaran ke posisi magang yang diminati. Dari total pendaftar yang sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat (eligible), sebanyak 226.719 orang secara resmi mengajukan lamaran mereka ke berbagai posisi pemagangan yang telah disediakan dalam program ini. Memasuki tahapan rekrutmen dan seleksi berikutnya, tercatat ada sekitar 225.920 pelamar yang berpartisipasi aktif dalam mengikuti rangkaian proses seleksi yang diselenggarakan secara langsung oleh masing-masing pihak penyedia lowongan magang. Dari seleksi tersebut, sebanyak 48.088 pelamar kemudian dinyatakan diterima untuk diproses lebih lanjut ke tahapan berikutnya.
Ayu Widianingrum Raih Dua Rekor Muri Estetika Medis pada HUT ke-81 RI

Tahap berikutnya yang harus dilalui adalah proses verifikasi, seleksi, serta pengusulan nama calon peserta oleh pihak penyelenggara pemagangan. Melalui proses seleksi dan penyaringan tersebut, sebanyak 46.402 calon peserta diusulkan untuk ditetapkan secara resmi sebagai peserta program. Kendati demikian, pada tahapan verifikasi akhir, tercatat ada 242 orang calon peserta yang tidak dapat ditetapkan sebagai peserta karena didapati tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Oleh karena itu, jumlah akhir calon peserta yang resmi ditetapkan oleh Kemnaker sebagai peserta Program Pemagangan Nasional batch 1 angkatan kedua ini berjumlah 46.160 orang.
Pelaksanaan Program Pemagangan Nasional ini melibatkan kerja sama yang luas dengan berbagai pihak. Tercatat ada sebanyak 3.672 penyelenggara pemagangan yang ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program ini. Pihak penyelenggara tersebut terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni sebanyak 1.830 perusahaan serta sebanyak 1.842 unit kerja yang berada di bawah naungan kementerian atau lembaga pemerintah. Keterlibatan ribuan penyelenggara ini memungkinkan penyediaan berbagai macam posisi magang yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji di Pengadilan Tipikor

Untuk menampung para peserta, program pemagangan ini menyediakan sebanyak 28.455 posisi pemagangan yang tersebar di berbagai instansi dan perusahaan. Secara keseluruhan, total kuota peserta yang dialokasikan dalam program ini adalah sebanyak 54.304 kuota. Kuota tersebut dibagi secara spesifik menjadi dua kategori penempatan, yaitu sebanyak 31.251 kuota dialokasikan untuk pemagangan di sektor perusahaan, sementara sebanyak 23.053 kuota sisanya disediakan untuk pemagangan di unit kerja kementerian atau lembaga.






