Pemerintah Indonesia bersama otoritas sepak bola terus mematangkan kesiapan infrastruktur olahraga demi menyambut ajang internasional. Melalui kolaborasi lintas sektoral, pembenahan fasilitas olahraga kini menjadi fokus utama demi memenuhi kualifikasi ketat yang ditetapkan oleh federasi internasional. Artikel ini merangkum berbagai informasi penting seputar perkembangan renovasi stadion berstandar FIFA yang sedang berjalan di tanah air.
Bagaimana pembagian peran dalam pembenahan infrastruktur tersebut?
Dalam proses pembenahan ini, PSSI bertindak sebagai delegasi teknis. Peran utama PSSI adalah menyampaikan segala kebutuhan serta persyaratan yang diminta oleh FIFA untuk kemudian dikomunikasikan kepada Kemenpora serta Kementerian PUPR. Koordinasi ini terlihat saat PSSI, Kemenpora, dan Kemen PUPR memantau langsung persiapan di Bandung untuk menyambut Piala Dunia U-20 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei tahun depan jika tidak ada kendala.
Fasilitas apa saja yang direnovasi dalam klaster wilayah tertentu?
Cara Menonton dan Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia

Sebagai gambaran di klaster Bandung, terdapat satu arena utama dan empat lapangan latihan yang disiapkan. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bersama Iwan Budianto telah melakukan inspeksi langsung ke lapangan Sidolig dan Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Bandung, Jawa Barat pada hari Sabtu (28/11). Dalam proyek ini, Kementerian PUPR mengelola tiga lapangan latihan, sedangkan pemerintah Kabupaten Bandung mengelola satu lapangan latihan dan arena utama. Salah satu peningkatan teknis yang dilakukan adalah penambahan pencahayaan di lapangan latihan dari 2.000 lux menjadi 2.400 lux.
Apa peluang pendanaan baru untuk mempercepat pembangunan stadion berstandar internasional?
Peluang besar kini terbuka setelah FIFA dan Saudi Fund for Development (SFD) menandatangani nota kesepahaman untuk penyediaan pinjaman lunak senilai 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,694 triliun. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dan CEO SFD Sultan bin Abdulrahman Al-Marshad pada hari Senin (24/11) di Zurich, Swiss. Dana tersebut ditujukan untuk pembangunan serta renovasi stadion dan infrastruktur pendukung di negara-negara berkembang. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut inisiatif ini sebagai peluang besar untuk percepatan hadirnya stadion-stadion berstandar FIFA yang modern dan aman di Indonesia.
Format Baru Kompetisi Liga 1 Indonesia dan Agenda Jangka Panjang Tim Nasional

Kapan target penyelesaian proyek renovasi ini?
Proses pengerjaan dan peningkatan fasilitas terus dikebut agar siap sebelum gelaran Piala Dunia U-20 dimulai di Indonesia pada Mei tahun depan. Langkah berikutnya berfokus pada penyelesaian sisa pekerjaan fisik di lapangan latihan dan stadion utama, serta memanfaatkan peluang pembiayaan internasional guna memastikan keberlanjutan pembenahan infrastruktur olahraga di berbagai wilayah.






