PT Pertamina (Persero) menorehkan prestasi yang gemilang dengan berhasil meraih penghargaan dalam ajang Koperasi Awards 2026. Ajang penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) yang bekerja sama dengan pihak detikcom. Pada penyelenggaraan tahun ini, Koperasi Awards 2026 menghadirkan enam kategori penghargaan yang ditujukan untuk mengapresiasi kontribusi dari berbagai pihak. Di antara kategori-kategori tersebut, Pertamina sukses mendapatkan penghargaan untuk kategori 'Bakti Koperasi Pradana Nayaka'.
Pencapaian luar biasa yang berhasil diraih oleh perusahaan BUMN ini tidak terlepas dari komitmen nyata yang terus dijalankan. Melalui subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), PT Pertamina (Persero) turut memberikan dukungan penuh bagi pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Dukungan aktif terhadap KDMP ini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Salah satu bukti konkret dari komitmen tersebut adalah adanya kolaborasi erat antara Pertamina NRE dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam mengoptimalkan infrastruktur energi ramah lingkungan. Kerja sama kedua belah pihak ini diwujudkan melalui optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berlokasi di Pulau Sembur, Batam. Proyek PLTS di Pulau Sembur ini dikembangkan secara khusus karena sebelumnya wilayah tersebut masih mengandalkan genset sebagai sumber energi listrik utama masyarakat.
Koperasi Awards 2026, Apresiasi untuk Tokoh dan Pendidikan Ekonomi Kerakyatan

Infrastruktur PLTS yang dioptimalkan di Pulau Sembur ini memiliki spesifikasi teknis yang cukup mumpuni. Pembangkit listrik tenaga surya tersebut memiliki kapasitas terpasang sebesar 1 megawatt peak (MWp). Untuk menjaga keandalan dan kestabilan pasokan daya listrik secara berkelanjutan, sistem PLTS ini juga dilengkapi dengan dukungan penyimpanan energi berupa baterai berkapasitas 1 megawatt hour (MWh). Proyek penyediaan energi bersih ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan listrik harian bagi sekitar 200 kepala keluarga di pulau tersebut.
Tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik untuk kebutuhan rumah tangga saja, proyek optimalisasi energi ini juga dirancang untuk menunjang kegiatan ekonomi produktif masyarakat setempat. Oleh karena itu, proyek ini mencakup pembangunan berbagai fasilitas penunjang kegiatan ekonomi masyarakat. Beberapa fasilitas yang dibangun di antaranya adalah pabrik es yang memiliki kapasitas produksi mencapai 4 ton per hari, serta fasilitas gudang pendingin atau cold storage untuk mendukung penyimpanan komoditas lokal mereka.
Tak Hanya Harga, Garansi Resmi Jadi Pertimbangan Beli Elektronik

Dampak positif dari kehadiran infrastruktur PLTS ini kini telah dirasakan secara langsung oleh segenap masyarakat Pulau Sembur. Salah satu momen bersejarah bagi warga terjadi pada saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada momen perayaan kemerdekaan tersebut, masyarakat Pulau Sembur untuk pertama kalinya dapat menyelenggarakan upacara bendera dengan memanfaatkan pasokan listrik yang bersumber langsung dari sistem PLTS tersebut.
Keberhasilan proyek optimalisasi energi bersih di Pulau Sembur ini menjadi bukti nyata dari sinergi yang kuat antara Pertamina NRE di bawah kepemimpinan John Anis selaku Direktur Utama, bersama dengan Kementerian Koperasi. Kerja sama yang terjalin dengan baik ini, khususnya dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), diharapkan dapat terus memperkuat kemandirian energi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah Pulau Sembur, Batam.






