Kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Liga 1 2023/2024, resmi bergulir sejak Sabtu, 1 Juli 2023. Langkah baru ini menandai era baru setelah musim sebelumnya menobatkan PSM Makassar sebagai juara dengan raihan 75 poin, unggul sembilan angka dari Persija Jakarta di posisi kedua. Berbeda dengan musim lalu yang tidak menerapkan sistem degradasi akibat penundaan panjang pascatragedi Kanjuruhan, musim ini kembali membawa tensi tinggi persaingan antarklub dengan sistem yang sepenuhnya segar.
Perubahan mendasar dalam format baru kompetisi Liga 1 Indonesia membagi kompetisi menjadi dua tahap utama, yaitu Regular Series dan Championship Series. Sebanyak 18 klub bersaing dalam Regular Series yang berlangsung selama 34 pekan dengan total 306 pertandingan. Setelah fase reguler selesai, empat tim terbaik yang menempati peringkat satu hingga empat tidak langsung dinobatkan sebagai juara, melainkan harus bertanding kembali di babak Championship Series. Format baru kompetisi Liga 1 Indonesia ini dirancang oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk menentukan juara akhir serta perwakilan Indonesia di kompetisi antarklub Asia.
Prestasi Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024 dan Sejarah Partisipasi

Direktur PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa babak Championship Series menjadi panggung krusial karena memperebutkan tiket untuk mewakili Indonesia di kancah antarklub Asia, seperti Liga Champions Asia dan Piala AFC. Sistem ini otomatis meningkatkan intensitas kompetisi hingga pekan-pekan terakhir, karena tim tidak hanya mengejar posisi puncak klasemen reguler melainkan berjuang menembus empat besar. Di sisi lain, kembalinya sistem degradasi memaksa klub melakukan pembenahan skuad secara dinamis, termasuk melakukan transaksi pemain seperti langkah Bali United meminjamkan Andhika Wijaya ke Bhayangkara FC demi menjaga kedalaman tim.
Kendati format baru kompetisi Liga 1 Indonesia menawarkan tontonan yang lebih menarik, sinkronisasi jadwal tetap menjadi tantangan besar. Bentrokan jadwal antara kompetisi domestik dan agenda tim nasional Indonesia kerap memicu kendala, terutama saat pemanggilan pemain untuk turnamen di luar kalender resmi FIFA. Berdasarkan aturan, klub memiliki hak penuh untuk menolak melepas pemain mereka jika agenda tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Masalah ini sempat membuat Liga 1 dihentikan sementara secara mendadak agar tim nasional Indonesia U-23 tidak kesulitan mengumpulkan pemain terbaiknya.
Mengatur Agenda Nonton Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia

Guna mengatasi hambatan tersebut, langkah strategis mulai disusun demi menjaga keberlangsungan liga dan prestasi tim nasional. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengadakan rapat bersama jajaran Exco PSSI dan Direktur PT LIB Ferry Paulus pada Rabu, 3 April. Dalam pertemuan tersebut, Erick meminta PT LIB segera menyusun draf jadwal kompetisi jangka panjang hingga tahun 2027. Upaya ini dilakukan agar jadwal liga tidak lagi bertabrakan dengan agenda tim nasional di masa mendatang. PT LIB sebelumnya juga telah melakukan penyesuaian jadwal dengan mengosongkan agenda kompetisi dari pertengahan Desember hingga akhir Januari demi mendukung kiprah tim nasional di ajang Piala Asia.






