Olimpiade Paris 2024 yang digelar sejak 26 Juli hingga 11 Agustus 2024 telah berakhir. Dalam ajang olahraga tersebut, kontingen Indonesia berhasil menempati posisi ke-39 dalam klasemen akhir. Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan keras para atlet yang tampil memberikan performa terbaik mereka di panggung dunia.
Sejumlah atlet Indonesia sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali dari Olimpiade Paris 2024. Veddriq Leonardo menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia dari cabang olahraga panjat tebing pada 8 Agustus 2024. Pada hari yang sama, atlet angkat besi Rizki Juniansyah juga sukses meraih medali emas. Sementara itu, di cabang bulu tangkis, Gregoria Mariska Tunjung menjadi pembuka jalan perolehan medali dengan meraih perunggu di nomor tunggal putri. Selain para peraih medali, atlet angkat besi putri Nurul Akmal juga dijadwalkan bertanding pada 11 Agustus 2024 di kelas +81 kg putri.
Persiapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dan Ajang Olahraga Lainnya

Pada cabang olahraga panjat tebing speed putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah berhasil lolos ke babak perempat final. Desak Made mengamankan tiket tersebut setelah mengalahkan wakil Amerika Serikat, Kelly Piper, dengan catatan waktu 6,38 detik. Rajiah Sallsabillah juga melaju ke perempat final sebagai atlet dengan kekalahan tercepat di babak kualifikasi, mencatatkan waktu 6,58 detik. Pada babak perempat final, Rajiah diundi berhadapan dengan Emma Hunt dari Amerika Serikat, sedangkan Desak Made bertanding melawan Lijuan Deng asal China.
Keterlibatan Indonesia di pesta olahraga dunia ini memiliki sejarah yang panjang. Indonesia pertama kali berpartisipasi pada Olimpiade tahun 1952 yang diselenggarakan di Helsinki, Finlandia. Saat itu, Indonesia mengirimkan tiga orang atlet, yaitu Maram Sudarmodjo di cabang atletik, Habib Suharko di cabang renang, dan Thio Ging Hwie di cabang angkat besi. Thio Ging Hwie menempati posisi ke-8 untuk angkat besi kelas ringan putra, sedangkan Maram Sudarmodjo berada di posisi ke-20 untuk lompat tinggi putra. Indonesia tercatat tidak mengikuti Olimpiade Musim Panas 1980 karena boikot. Selain itu, Indonesia sebenarnya pernah meraih medali emas dan perunggu pada Olimpiade 1972 dan 1988, tetapi perolehan tersebut tidak dihitung karena statusnya yang masih menjadi cabang olahraga ekshibisi.
Posisi Timnas Indonesia di Klasemen Akhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Langkah ke Putaran Keempat

Di tingkat global, persaingan ketat terjadi di puncak klasemen akhir Olimpiade Paris 2024. Amerika Serikat keluar sebagai juara umum dengan perolehan 40 medali emas, 44 perak, dan 42 perunggu. Kepastian posisi puncak ini ditentukan melalui kemenangan tim bola basket putri Amerika Serikat dengan skor 67-66 atas Prancis pada pertandingan final, yang membuat mereka menyalip China. China mengakhiri Olimpiade di peringkat kedua dengan raihan 40 medali emas, 27 perak, dan 24 perunggu.






