Fasilitas kilang minyak milik raksasa energi Arab Saudi, Saudi Aramco, di wilayah Jazan menjadi sasaran serangan udara pada Minggu (9/8/2026) pagi. Kelompok bersenjata Houthi dari Yaman dilaporkan melancarkan serangan menggunakan pesawat tak berawak (drone) ke infrastruktur vital tersebut. Insiden ini memicu kebakaran di area kilang, memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk menjinakkan kobaran api hingga Minggu siang.
Pihak Angkatan Bersenjata Yaman dari kelompok Houthi mengonfirmasi bahwa mereka berada di balik operasi tersebut. Mereka mengeklaim serangan drone ke kilang Aramco di Jizan ini dilakukan secara terarah dan presisi. Menurut penjelasan kelompok tersebut, aksi militer ini diluncurkan sebagai bentuk respons langsung terhadap dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat tak berawak milik Arab Saudi. Ini bukan kali pertama fasilitas Aramco menjadi target; kelompok Houthi tercatat telah berulang kali mengeklaim tanggung jawab atas berbagai serangan serupa sejak awal konflik bersenjata berlangsung.








