Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Kriminolog Soroti Kasus Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar

Yolanda TobanDiterbitkan 31 Agu 2026 - 00.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kriminolog Soroti Kasus Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan pengaruh jabatan dinilai krusial dalam mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi tambang emas senilai Rp58,5 miliar yang menyeret perwira menengah kepolisian, Kombes F. Hal tersebut menjadi sorotan utama agar proses hukum dapat mengungkap secara utuh ada tidaknya relasi antara pangkat yang disandang terlapor dengan transaksi yang merugikan para pemodal.

Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, menyampaikan bahwa penyidik perlu mendalami apakah status terlapor sebagai anggota Polri aktif sengaja dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan investor. Penggunaan pengaruh yang bersumber dari pangkat atau jabatan demi memperoleh keuntungan materi merupakan aspek yang harus diuji dalam penanganan perkara tersebut.

Indikasi Praktik Perdagangan Pengaruh

Adrianus menyinggung konsep trading in influence atau perdagangan pengaruh sebagaimana diatur dalam Konvensi PBB Menentang Korupsi (United Nations Convention Against Corruption/UNCAC). Menurutnya, instrumen internasional tersebut telah menempatkan perdagangan pengaruh sebagai salah satu bentuk tindakan yang berkaitan erat dengan korupsi.

Baca Juga

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap

Praktik perdagangan pengaruh dapat berjalan secara terbuka dengan memamerkan atribut jabatan untuk mendapatkan materi. Di sisi lain, perbuatan tersebut juga kerap berlangsung secara terselubung dan halus, yang pada akhirnya bermuara pada penerimaan keuntungan materi oleh pemangku jabatan. Adrianus pun menyayangkan instrumen atau ketentuan mengenai perdagangan pengaruh ini masih jarang diterapkan dalam penegakan hukum di Indonesia.

Dalam konteks perkara pertambangan emas ini, pengujian hubungan kausalitas menjadi penting guna memastikan apakah kedudukan dinas Kombes F menjadi faktor pemicu timbulnya keyakinan korban hingga bersedia menempatkan modal dalam jumlah besar.

Baca Juga

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Hari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam

Proses Hukum di Bareskrim Polri

Perkara ini secara resmi telah masuk ke ranah hukum setelah Bareskrim Polri menerima laporan polisi terkait dugaan penipuan dan/atau penggelapan investasi pertambangan emas tersebut pada 20 Agustus 2026. Laporan senilai puluhan miliar rupiah ini kini berada dalam penanganan penyidik aparat penegak hukum.

Menanggapi posisi terlapor, Adrianus menegaskan bahwa status Kombes F sebagai anggota kepolisian aktif tidak boleh mendatangkan perlakuan khusus atau impunitas dalam proses hukum. Namun, prinsip kehati-hatian tetap harus dikedepankan agar publik tidak menyimpulkan kesalahan terlapor secara terburu-buru sebelum seluruh proses peradilan berkekuatan hukum tetap selesai.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim Polriinvestasi emas

Berita Terbaru Lainnya

Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat KorsletingPrabowo Puji Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU Berjalan Damai dan Rukun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap