PT Bank Permata Tbk (BNLI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada paruh pertama tahun 2026. Meskipun pendapatan bunga bersih perusahaan mengalami tekanan, penurunan beban pencadangan menjadi penyelamat utama yang mendorong profitabilitas bank tetap berada di zona hijau selama periode enam bulan pertama tahun ini. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kualitas aset yang dilakukan perseroan mampu menjaga kestabilan kinerja keuangan secara keseluruhan.
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, emiten perbankan berkode saham BNLI ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,72 triliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 4,5 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan mengantongi laba bersih senilai Rp1,65 triliun. Kenaikan laba ini menjadi sinyal positif di tengah situasi pasar yang dinamis.








