Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Laba Bersih Bank Permata Tumbuh Menjadi Rp1,72 Triliun di Tengah Penurunan Pendapatan Bunga

Yolanda TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 12.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laba Bersih Bank Permata Tumbuh Menjadi Rp1,72 Triliun di Tengah Penurunan Pendapatan Bunga
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Permata Tbk (BNLI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada paruh pertama tahun 2026. Meskipun pendapatan bunga bersih perusahaan mengalami tekanan, penurunan beban pencadangan menjadi penyelamat utama yang mendorong profitabilitas bank tetap berada di zona hijau selama periode enam bulan pertama tahun ini. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kualitas aset yang dilakukan perseroan mampu menjaga kestabilan kinerja keuangan secara keseluruhan.

Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, emiten perbankan berkode saham BNLI ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,72 triliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 4,5 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan mengantongi laba bersih senilai Rp1,65 triliun. Kenaikan laba ini menjadi sinyal positif di tengah situasi pasar yang dinamis.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Penyusutan beban kerugian penurunan nilai (CKPN) menjadi faktor penentu di balik naiknya laba bersih Bank Permata. Beban CKPN perseroan terpangkas hingga 25 persen, menyusut dari Rp1,06 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp795 miliar pada semester I-2026. Langkah efisiensi pada pos pencadangan ini secara efektif menutupi lesunya kinerja pendapatan operasional utama bank yang mengalami penurunan akibat kondisi pasar.

Baca Juga

GIIAS 2026 di ICE BSD City, Jam Operasional, Daftar Peserta, dan Harga Tiket

GIIAS 2026 di ICE BSD City, Jam Operasional, Daftar Peserta, dan Harga Tiket

Di sisi lain, Bank Permata harus menghadapi penurunan pada pendapatan bunga dan syariah bersih. Pos pendapatan ini terkoreksi sekitar 4,1 persen menjadi Rp4,84 triliun, turun dari perolehan semester I-2025 yang mencapai Rp5,04 triliun. Pelemahan ini turut memengaruhi total pendapatan operasional perseroan yang mengalami penurunan tipis menjadi Rp6,10 triliun dari sebelumnya sebesar Rp6,14 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Perubahan juga terlihat pada struktur dana pihak ketiga yang dihimpun oleh perseroan selama periode ini. Saldo giro Bank Permata mengalami penurunan sebesar 12,2 persen menjadi Rp64,74 triliun, sementara dana tabungan juga menyusut 9,4 persen menjadi Rp44,77 triliun. Sebaliknya, deposito berjangka justru mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan sebesar 14,3 persen menjadi Rp79,65 triliun, mengindikasikan adanya pergeseran penempatan dana oleh nasabah ke instrumen dengan imbal hasil tetap.

Meskipun penghimpunan dana murah seperti giro dan tabungan mengalami penurunan, fungsi intermediasi Bank Permata tetap berjalan positif. Kredit yang disalurkan oleh perseroan tumbuh menjadi Rp158,98 triliun pada semester I-2026, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp152,11 triliun. Pertumbuhan kredit ini mencerminkan komitmen bank untuk terus menyalurkan pembiayaan ke sektor riil.

Baca Juga

Prabowo Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Timur Tengah, Kedubes Iran Beri Pernyataan

Prabowo Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Timur Tengah, Kedubes Iran Beri Pernyataan

Menanggapi hasil capaian kinerja keuangan ini, Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyatakan bahwa hasil yang diraih pada paruh pertama tahun ini menunjukkan ketahanan kinerja perseroan. Meliza M. Rusli mengutarakan bahwa kinerja Semester I tahun 2026 bukan hanya mencerminkan hasil kinerja yang sehat, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dari nasabah, serta kemampuan untuk terus beradaptasi di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

Secara keseluruhan, laporan keuangan ini memberikan gambaran bahwa pengelolaan risiko yang lebih baik melalui pemangkasan CKPN mampu menopang laba bersih di tengah tantangan penurunan pendapatan bunga. Kendati demikian, tantangan ke depan bagi Bank Permata adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara biaya dana akibat kenaikan porsi deposito berjangka serta upaya memulihkan kembali pendapatan bunga bersih demi keberlanjutan pertumbuhan pada semester-semester berikutnya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Laba BersihKinerja PerbankanBank PermataBNLI

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Chelsea vs Juventus Pramusim 2026, Live Streaming CFC+ & H2HGIIAS 2026 di ICE BSD City, Jam Operasional, Daftar Peserta, dan Harga TiketPrabowo Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Timur Tengah, Kedubes Iran Beri PernyataanPernak-pernik HUT Ke-81 RI Mulai Ramai Diburu di Pasar Asemka JakartaWaspada Modus Penipuan QRIS dan Langkah Melindungi Transaksi Digital AndaTrump Kritik Keuntungan Besar Exxon dan Chevron di Tengah Lonjakan Harga MinyakDestry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo pada 5 Agustus untuk Bahas Inflasi PanganInvestor Asing Lakukan Rotasi Portofolio, Saham Defensif Jadi Incaran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap